Connect With Us

Pengiriman Ribuan Kantong Darah ke Tangerang dari Aceh Dinilai Bermasalah

Tim TangerangNews.com | Jumat, 13 Mei 2022 | 14:13

Ilustrasi - Petugas merapihkan tumpukan kantong darah di dalam ruangan pendingin. (@TangerangNews / Tempo)

TANGERANGNEWS.com–Adanya pengiriman 2.050 kantong darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh ke Tangerang memunculkan masalah. Pemerintah Aceh meminta kepolisian mengusut tuntas kasus pengiriman darah tersebut.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA, Kamis 12 Mei 2022, seperti dilansir dari Detik,  menyebut bila terjadi surplus darah di Aceh yang dipergunakan secara tidak benar maka pihaknya berharap aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait persoalan ini.

Pemerintah Aceh, ungkap Muhammad, selama ini mempunyai program donor darah rutin yang diikuti seluruh ASN serta masyarakat umum. “Selama program itu berjalan, kebutuhan darah di Tanah Rencong selalu terpenuhi bahkan surplus,” ujarnya.

Menurut dia, saling tuding antarpengurus PMI memperlihatkan ada yang tak beres dalam pengelolaan darah terutama hasil donor yang dilakukan ASN. Karena itu, Pemerintah Aceh meminta polisi melakukan pengusutan.

"Untuk menghindari polemik dan fitnah, penting dilakukan pengusutan oleh pihak APH demi terpenuhi keadilan bagi kemanusiaan yang sedang dijalankan oleh PMI," ujarnya.

Ia mengaku memperoleh informasi adanya praktik pelanggaran prosedur yang diduga dilakukan oknum internal PMI dalam pengiriman darah Aceh ke luar. Diduga ada kecurangan dalam proses pengelolaan dan pengiriman darah tersebut. "Pelanggaran prosedur ini kemudian disinyalir ada permainan atau praktik culas dalam hal pengiriman stok darah Aceh ke luar daerah," kata dia.

Menurutnya, Pemerintah Aceh tak mempersoalkan ada pengiriman darah keluar daerah karena darah memang untuk kemanusiaan asalkan dilakukan secara prosedur dan kebutuhan di Aceh telah terpenuhi.

Sebelumnya, pengurus PMI Banda Aceh terkejut setelah melakukan sidak ke Unit Donor Darah (UDD) mengetahui adanya pengiriman darah secara diam-diam ke Tangerang, Banten mencapai 2.050 kantong.

KAB. TANGERANG
Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Anggota Polresta Tangerang Dilaporkan ke Propam Terkait Barang Bukti Kasus Pembunuhan Bos Jamu

Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:58

Kasus pembunuhan bos jamu bernama Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, telah diputus majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill