Connect With Us

Catat! Ini Cara Berlindung dari Bencana Puting Beliung

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 22 September 2022 | 12:31

Rumah rusak diterjang angin puting beliung di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS-Wilayah Tangerang tengah diterpa cuaca hujan disertai angin kencang sepekan terakhir. Akibatnya, ratusan rumah dan beberapa bangunan porak poranda.

Dikutip dari Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana puting beliung kerap terjadi di saat peralihan musim.

Kedatangan puting beliung sulit diprediksi, karena merupakan fenomena atmosfer dengan skala lokal. Untuk mempersiapkan diri dari bencana angin ini, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, seperti dilansir dari Kompas, 22 September 2022:

 

1. Sebelum Bencana

Selalu mempersiapkan diri sebab mengingat puting beliung yang tidak bisa diprediksi, langkahnya dapat dengan mendirikan bangunan atau rumah yang koko sehingga tahan dengan terpaan angin cukup tinggi.

Kemudian, perbanyak pemahaman mengenai bencana ini seperti memahami cara-cara penyelamatannya. Lalu, lebih peka terhadap tanda-tanda alam seperti udara terasa panas dan langit mendung hingga sore hari. Hal ini sedikit banyaknya dapat menjadi penunjuk terjadinya angin puting beliung.

 

2. Saat Bencana

Ketika terjadi bencana, amankan barang-barang yang ada di luar dengan membawa masuk ke dalam rumah agar tidak terbang tersapu angin.

Kemudian, bergegaslah masuk ke dalam rumah, tutup dan kunci seluruh pintu dan jendela, lalu matikan semua aliran listrik untuk mencegah terjadinya korsleting yang bisa memicu kebakaran.

Apabila terlihat ada potensi terjadi petir, segera jongkok dan bungkukkan badan ke lutut sembari kedua tangan mendekap lutut atau kaki, jangan bertiarap di atas tanah. 

Sementara, BNPB menyarankan bagi yang berada di luar rumah agar menghindari bangunan tinggi, tiang listrik, papan reklame, pohon. Sebab, semuanya bisa roboh ketika dihantam angin, dan bukan tempat berlindung yang baik. 

Jika tengah dalam perjalanan, segera menepi  dan mencari tempat berlindung yang aman.

 

3. Setelah Bencana

Jika dirasa keadaan sudah aman dan angin telah mereda, segera periksa keselamatan orang-orang terdekat. Periksa keadaan sekitar dan apabila menemukan seseorang dalam kondisi terluka atau membutuhkan pertolongan, segera berikan bantuan darurat.

Tidak lupa untuk memeriksa segala sambungan baik listrik, gas, dan sebagainya, bila menemukan kerusakan segera lapor ke pihak yang berwenang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Garuda Spark Innovation Hub di BSD City Siap Hubungkan Inovasi Lokal ke Pasar Global

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:02

Guna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill