Connect With Us

Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan, Polisi di Malang Sujud Massal

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 Oktober 2022 | 21:28

Sejumlah personel Polresta Malang Kota melakukan aksi sujud massal atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin 10 Oktober 2022. (@TangerangNews / Instagram @polrestamalangkotaofficial)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan polisi anggota Polresta Malang Kota melakukan sujud massal atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang menewaskan sekitar 131 orang.

Hal itu dilakukan di halaman Mapolresta Malang Kota Senin 10 Oktober 2022, sebagai aksi permohonan maaf sekaligus mendoakan seluruh korban dalam salah satu tragedi sepak bola terkelam di Indonesia, termasuk dunia. 

Dalam foto yang tersebar di media sosial, tampak para personel berseragam lengkap tengah bersujud dalam beberapa baris. Termasuk Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto yang bersujud di atas podium.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Eko Novianto mengatakan, sujud massal itu dilakukan secara spontan saat apel atas arahan langsung Kapolresta. Adapu aksi itu diikuti kurang lebih 100 personel.

Baca Juga:

Ternyata Gas Air Mata yang Ditembakkan ke Suporter di Kanjuruhan Kedaluwarsa

"Ini sebagai wujud empati kita, dimana ada keterikatan emosional antara kami dengan masyarakat Malang, termasuk Aremania," ujarnya, seperti dilansir dari Fin.co.id.

Untuk diketahui, kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 pada 1 Oktober 2022 itu, memakan 131 korban jiwa sementara 469 luka-luka.

Atas peristiwa berdarah ini, enam orang ditetapkan sebagai tersangka yakni Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) AHL, Ketua Panitia Pelaksana AH, Security Officer SS, Kabagops Polres Malang WSS, Danki 3 Brimob Polda Jawa Timur H dan Kasat Samapta Polres Malang BSA.

KAB. TANGERANG
Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09

Warga Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, berinisiatif membangun sendiri posko sebagai dapur umum dan tempat pengungsian secara swadaya akibat banjir yang terjadi pada Rabu 14 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill