2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Presiden Joko Widodo telah menunjuk Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Indonesia Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, menggantikan Anies Baswedan yang sudah habis masa jabatannya.
Usai dipilih Heru Budi Hartono langsung diperintahkan untuk membereskan soal macet dan banjir, masalah yang sudah lama terjadi di ibu kota.
"Sudah saya sampaikan kepada Pak Heru, utamanya persoalan utama di DKI Jakarta, macet, banjir harus ada progres perkembangan yang signifikan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin 10 Oktober 2022.
Selain dua masalah krusial tersebut, Jokowi juga meminta Heru membenahi tata ruang ibu kota saat menjabat mulai mulai 17 Oktober 2022.
Heru diyakini Jokowi mampu menjalankan tugas yang diamanatkannya, karena sudah kenal lama. Selain memiliki rekam jejak dan kapasitas yang baik, dinilai memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak.
"Kita harapkan nanti ada percepatan-percepatan," ujar Jokowi.
Sebelumnya, Jokowi menunjuk Heru Budi hartono sebagai Pj. Gubernur DKI Jakarta. Ia akan menggantikan Anies Baswedan mulai 17 Oktober 2022.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews