Connect With Us

Ditunjuk Jokowi Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Diminta Bereskan Masalah Ini

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 Oktober 2022 | 22:04

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Indonesia Heru Budi Hartono ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, menggantikan Anies Baswedan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Presiden Joko Widodo telah menunjuk Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Indonesia Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, menggantikan Anies Baswedan yang sudah habis masa jabatannya. 

Usai dipilih Heru Budi Hartono langsung diperintahkan untuk membereskan soal macet dan banjir, masalah yang sudah lama terjadi di ibu kota.

"Sudah saya sampaikan kepada Pak Heru, utamanya persoalan utama di DKI Jakarta, macet, banjir harus ada progres perkembangan yang signifikan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin 10 Oktober 2022.

Selain dua masalah krusial tersebut, Jokowi juga meminta Heru membenahi tata ruang ibu kota saat menjabat mulai mulai 17 Oktober 2022.

Heru diyakini Jokowi mampu menjalankan tugas yang diamanatkannya, karena sudah kenal lama. Selain memiliki rekam jejak dan kapasitas yang baik, dinilai memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak.

"Kita harapkan nanti ada percepatan-percepatan," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi menunjuk Heru Budi hartono sebagai Pj. Gubernur DKI Jakarta. Ia akan menggantikan Anies Baswedan mulai 17 Oktober 2022.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill