Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan
Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TANGERANGNEWS.com- Aktivitas donor darah tidak bisa dilakukan secara sembarangan, agar darah tersebut dapat digunakan oleh yang membutuhkan.
Selain itu, masih banyak juga calon pendonor yang masih ragu dalam melakukan donor darah. Padahal, donor darah dapat dapat memberikan manfaat bagi si pendonor, seperti mengurangi penggumpalan darah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui akun Instagram resminya mengajak para calon pendonor agar tidak ragu lagi untuk melakukan donor darah, asal melakukan tahapan yang tepat.
"Yuk donor darah, karena setetes darah warga, sangat berarti untuk mereka yang membutuhkan," tulis Pemkot Tangerang seperti dikutip dari @tangerangkota, Sabtu 28 Januari 2023.
Berikut ialah tips bagi calon pendonor agar siap melakukan donor darah.
Sebelum Donor Darah
1. Pastikan melakukan donor darah pada layanan yang terpercaya seperti tertera logo Palang Merah Indonesia (PMI), atau organisasi yang menaungi donor darah, seperti Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI).
2. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat.
3. Sebelum melakukan donor, sebaiknya mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam dan telur. Hal ini agar tubuh tidak lemas setelah mendonorkan darah.
Setelah Donor Darah
1. Jangan panik dan buru-buru bangun dari kursi donor setelah mendonorkan darahnya gegara mengalami pusing. Hal itu ialah kondisi yang wajar dan hanya berlangsung sesaat.
2. Hindari melakukan kegiatan berat. Sebab, jika dipaksakan dapat berujung pada pingsan, hal ini terjadi lantaran tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi akibat jumlah darah yang berkurang.
Demikian sejumlah tips agar siap melakukan donor darah untuk para calon pendonor dari Pemkot Tangerang.
Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews