Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com- Masalah diabetes tengah ramai dibicarakan oleh masyarakat terutama karena mulai menjangkit kalangan muda seperti anak-anak.
Diabetes Melitus atau penyakit kencing manis merupakan gangguan metabolisme yang timbul akibat peningkatan kadar gula darah di atas nilai normal yang berlangsung secara kronis.
Umumnya, penyakit ini menyerang lansia. Namun, perubahan drastis kebiasaan konsumsi masyarakat membuat diabetes mulai menyerang berbagai usia termasuk anak-anak.
Menurut data yang dirilis Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), jumlah penderita diabetes berdasarkan usia untuk anak laki-laki, yakni 0-4 tahun 19 persen dan 10-14 tahun 46,2 persen dengan total 40,7 persen.
Sedangkan, untuk anak perempuan 5-9 tahun 31,05 persen dan di atas 4 tahun 3 persen dengan jumlah 59,3 persen dari total penderita diabetes anak sebanyak 1.645 pasien.
IDAI membandingkan data penderita diabetes anak pada 31 Januari 2023 dengan jumlah diabetes anak tahun 2010 atau 0,028 per 100.000 anak dan 0,004 per 100.000 jiwa pada 2000.
Hasilnya, terdapat kenaikan cukup tinggi sebanyak tujuh kali lipat. Tentunya, hal ini perlu penanganan yang serius seperti melakukan upaya pencegahan lantaran diabetes merupakan penyakit berbahaya.
Adapun terdapat beberapa langkah pencegahan terhadap diabetes pada anak seperti dikutip dari akun Instagram @tangerangkota, Kamis 16 Februari 2023.
1. Pertahankan berat badan ideal.
2. Jika anak memiliki berat badan berlebih, upayakan untuk menguranginya sekitar 5-10 persen denggan diet kalori dan rendah lemak.
3. Perbanyak makan buah dan sayur.
4. Kurangi konsumsi minuman manis dan bersoda.
5. Aktif berolahraga setidaknya 30 menit dalam sehari.
6. Batasi waktu penggunaan gadget.
Itulah beberapa langkah dalam upaya mencegah diabetes pada anak.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews