Connect With Us

Viral Kasus Dexter Mutan Tretan Muslim Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Deddy Corbuzier Sampai Geram

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 1 Maret 2023 | 15:12

Tangkapan layar Dexter atau Ayub Sagara saat diundang di konten YouTube milik Tretan Muslim (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Ayub Sagara atau Dexter yang kerap muncul di konten milik Tretan Muslim viral lantaran diduga melakukan tindak pelecehan seksual.

Dexter yang mengidap kelainan genetik ichytosis (ditandai dengan kulit kemerahan, kering, dan kasar) sempat viral di media sosial hingga direkrut oleh komika Tretan Muslim untuk menjadi salah satu talent konten YouTube-nya.

Nama Dexter kembali naik baru-baru ini karena terseret kasus dugaan pelecehan seksual kepada seorang cosplayer bernama Hanazono Ai.

Ai menuding Dexter telah melakukan pelecehan seksual dengan memanipulasi adiknya yang baru berusia 14 tahun. Hal itu dibuktikan melalui bukti tangkapan layar yang ia bagikan ke akun media sosial pribadinya.

Kasus pelecehan seksual tersebut pun viral, hingga Deddy Corbuzier mengundang Hanazono Ai untuk hadir ke podcast Close The Door.

Dalam podcast tersebut, Ai menceritakan tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh Dexter kepadanya dengan memanfaatkan adik dari Ai.

Modus yang dilakukan Dexter ialah dengan meminta adik dari Ai untuk memfotonya saat dalam keadaan tanpa busana. Lalu, hasil foto tersebut diberikan terduga pelaku.

Awalnya, Ai dan Dexter sudah saling mengenal melalui acara cosplay pada 2018 silam. Kemudian, Dexter menawarkan diri menjadi teman bermain gim online adik dari Ai. 

"Dia kan mabar tiap hari sama adik aku, beberapa waktu kemudian adik aku jadi suka fotoin aku diam-diam, sebelumnya enggak pernah," ujar Hanazono Ai dikutip dari kanal Youtube Deddy Corbuzier, Rabu 1 Maret 2023.

Saat ditanyai, adiknya pun enggan mengakui bahwa tindakan yang ia lakukan merupakan suruhan dari terduga pelaku. Ai baru mengetahui hal itu setelah mencurigai adiknya yang acap kali membahas perihal Dexter. Adiknya pun diiming-imingi akan diajak ikut serta dalam proyek film.

Dexter pun kerap mengajarkan hal-hal tidak senonoh untuk mencuci otak dari anak yang masih polos tersebut seperti melakukan masturbasi atau memegang alat kelamin milik saudarinya sendiri.

"Foto aku ada (yang terkirim) tapi sampe benar-benar enggak pakai baju itu enggak ada. Paling parah hanya foto yang kelihatan dari pinggir, cuma aku masih pakai baju," katanya.

Diketahui, Dexter memiliki perasaan suka kepada Hanazono Ai, namun perasaan tersebut ditolak hingga akhirnya hal tersebut berubah menjadi obsesi yang berujung pada pelecehan seksual.

"Karena sebelumnya, aku tahu dia pernah ngejar cewek sampai menguntit. Ada beberapa (korban lain) yang speak up juga ke aku," ucapnya.

Mengetahui hal tersebut, Deddy mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh Dexter. Terlebih, ia secara sadar telah melibatkan anak di bawah umur.

"Kalau saya masalahnya satu, dia memanipulasi orang lain untuk mendapatkan sesuatu yang ilegal, apalagi melibatkan anak di bawah umur," tegas Deddy.

Saat ini, kasus pelecehan tersebut akan dilanjutkan ke jalur hukum. Sebab, Dexter atau Ayub Sagara dianggap tidak memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill