Connect With Us

Posisi Matahari Tepat di Atas Ka'bah, BMKG Ingatkan Cek Arah Kiblat

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 26 Mei 2023 | 10:25

Ilustrasi Ka'bah (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan posisi matahari yang berada tepat di atas Ka'bah, Kota Mekkah, pada 26 hingga 30 Mei 2023.

BMKG mengungkap, fenomena itu dapat menyebabkan perbedaan pada arah kiblat.

"Peristiwa tersebut hanya berlaku untuk Indonesia bagian Barat dan Tengah bagian Barat," jelas BMKG melalui akun Instagram resminya, @tandawaktubmkg.

Untuk itu, BMKG mengingatkan agar kembali mengecek arah kiblat yang sesuai dalam periode tanggal tersebut.

"Sesuaikan jam yang digunakan dengan jam atom BMKG di https://jam.bmkg.go.id atau https://ntp.bmkg.go.id," ujar BMKG.

Selain itu, gunakan alat yang dapat dijadikan tegak lurus pada permukaan datar, seperti bandul, tiang, maupun dinding bangunan yang tegak lurus dengan tanah datar.

"Lakukan proses kalibrasi sejak 5 menit sebelum dan sesudah 16.18 WIB atau 17.18 WITA (waktu puncak)," terang BMKG.

Terakhir, perhatikan bayangan yang terjadi saat waktu puncak. Tarik garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat. Garis itulah arah kiblat yang sudah dikalibrasi dengan posisi Matahari saat tepat berada di atas Ka'bah.

"Kondisi seperti ini akan terulang tiap tahunnya pada tanggal 26 hingga 30 Mei dan 14 sampai 18 Juli," kelas BMKG.

Sedangkan, untuk wilayah Indonesia bagian Timur dan sebagian Indonesia Tengah bagian Timur penentuan arah kiblatnya dapat dilakukan ketika Matahari berada pada posisi antipoda, yakni berlawanan arah Ka'bah yang terjadi setiap pada 14 Januari pukul 06.30 WIT dan 29 November pukul 06.09 WIT.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill