Connect With Us

Lewat PLTGU, PLN Siap Pimpin Bursa Karbon Indonesia 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 30 September 2023 | 00:08

PLTGU Blok 3 Muara Karang (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 26 September 2023, lalu.

Menanggapi hal itu, PT PLN (Persero) siap terjun untuk masuk ke bursa karbon Indonesia dengan membuka setara hampir 1 juta ton karbon dioksida (CO2).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN Group siap memimpin bursa karbon sebagai upaya penurunan emisi melalui dan peran aktif dalam bursa perdagangan karbon di Indonesia.

"Beberapa pilot project telah kami lakukan sehingga hari ini, sistem perdagangan karbon bisa dilakukan," ujar Darmawan pada Jumat, 30 September 2023.

Lebih lanjut, Darmawan PLN memiliki Sertifikat Penurunan Emisi (SPE) pertama di Indonesia melalui mekanisme non konversi dengan mekanisme internasional. 

"Kita akan segera melantai di bursa karbon dengan penurunan emisi terbesar," imbuhnya.

Selain itu, PLN pun telah melakukan perdagangan karbon secara langsung dengan melingkupi tiga dari empat aspek perdagangan karbon, yakni perdagangan emisi secara langsung, offset emisi secara langsung, dan perdagangan offset melalui bursa.

"Saat PLN masuk bursa beberapa waktu ke depan, kami akan langsung menjadi pemilik SPE dengan penurunan emisi terbesar," tambahnya.

Tak hanya itu, berbekal platform PLN Climate Click telah melakukan aktivitas perdagangan karbon, baik perdagangan emisi dan _offset_ emisi, sejak 8 September 2023 lalu. 

PLN mengklaim, platform ini merupakan satu-satunya dan belum dimiliki perusahaan lain.

Menurut Darmawan, unit pembangkit berbahan bakar gas pertama di Indonesia, yakni pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Blok 3 Muara Karang akan menjadi kartu truf PLN memimpin langkah pembangkit masuk ke bursa karbon.

Lanjutnya, PLTGU ini telah memiliki SPE gas rumah kaca (GRK) serta berdasarkan catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) berhasil menurunkan karbon dioksida setara hampir 1 juta ton di tahun 2022.

Dikatakan Darmawan, PLTGU Blok 3 Muara Karang telah menggunakan 100% bahan bakar gas yang telah diregasifikasi dari LNG pada Floating Storage and Regassification Unit (FSRU) dengan menggunakan suplai LNG. 

Terlebih, PLTGU ini juga dilengkapi dengan teknologi gas turbin terbaru dan paling efisien yang menggunakan metode Combine Cycle.

"PLN saat ini tidak hanya menyediakan listrik tetapi menghadirkan energi yang rendah emisi, itu dari mana? Ya tentu bersumber dari pembangkit energi baru terbarukan," katanya.

Saat ini, kata Darmawan, PLN tengah membangun skenario transisi energi yang ambisius melalui Accelerated Renewable Energy Development secara agresif.

Langkanya yaitu dengan menambahkan porsi pengembangan energi terbarukan hingga 75 persen di tahun 2040 dengan 25 persen diantaranya dari gas alam.

Sementara itu, Menteri (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengapresiasi langkah yang dilakukan PLN dalam upaya transisi energi yang dilakukan Indonesia.

"Hal ini menandakan langkah besar dalam mendukung upaya mitigasi perubahan," pungkasnya.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

NASIONAL
Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:19

PT PLN (Persero) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional melalui ajang HR Tech Asia 2026 yang digelar di Singapura pada 5 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill