Connect With Us

Jelang Pemilu 2024, PWI Pusat Gandeng Universitas Mercu Buana Perangi Hoaks

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 November 2023 | 02:13

Penandatanganan MoU antara PWI Pusat dan Universitas Mercu Buana untuk memberantas hoaks menjelang Pemilu 2024, Senin 20 November 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Universitas Mercu Buana sepakat menjalin kerjasama untuk memberantas hoaks sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Hal ini dilakukan lantaran penyebaran berita bohong semakin marak menjelang pemilu, termasuk yang akan berlangsung pada tahun 2024. 

MoU kerjasama PWI Pusat dan Universitas Mercu Buana ditandatangani Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan Rektor Universitas Mercu Buana Andi Andriansyah.

Sedangkan kerjasama khusus anti hoaks MoA (Memori of Agreement) ditandatangani Koordinator Satgas Anti Hoax PWI Pusat Muhammad Iqbal Irsyad dan Kepala Biro Humas Universitas Mercu Buana Ira Purwitasari.

Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun mengatakan MoU ini merupakan langkah awal yang penting dalam membangun  sumber daya manusia (SDM) yang diperlukan dalam membantu mengidentifikasi, memeriksa, dan menyebarkan informasi yang akurat kepada publik.

Selain itu, PWI dan Universitas Mercu Buana dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mengadakan kegiatan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Mulai dari pentingnya literasi digital, penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, hingga kemampuan untuk mengenali dan menghindari penyebaran berita palsu.

"Ini adalah inisiatif yang sangat baik dalam memerangi penyebaran informasi yang tidak benar di era digital saat ini. Semoga kerjasama ini dapat memberikan dampak positif, sekaligus membantu mengurangi efek negatif penyebaran hoaks," ujar Hendry.

Kerjasama dalam pemberantasan hoaks sangat penting, terutama menjelang Pemilu 2024, baik pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

Sebab, pemilu merupakan proses demokrasi yang penting di Indonesia, dan penyebaran hoaks dapat memiliki dampak yang merugikan, baik bagi pemilih maupun bagi calon yang bersaing.

"Dalam konteks ini, kerjasama antara PWI Pusat dan Universitas Mercu Buana dalam MoU Pemberantasan Anti Hoaks dapat berperan penting, untuk mengedukasi masyarakat dalam memfilter dan memverifikasi informasi yang mereka terima," tambah Hendry.

Agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang tepat berdasarkan fakta yang akurat dan tidak terpengaruh oleh hoaks, PWI Pusat dan Universitas Mercu Buana juga dapat berperan dalam menyediakan pelatihan tentang etika jurnalistik, penulisan berita yang objektif, serta pencegahan penyebaran hoaks.

Rektor Universitas Mercu Buana Andi Andriansyah menyambut baik MoU ini. Pihaknya siap bekerja sama dan berkolaborasi dalam mewujudkan pemberantasan hoaks

Apalagi, saat ini perkembangan kecerdasan buatan (KB) telah memungkinkan tersebarnya deepfake video, yaitu video (palsu) hasil rekayasa kecerdasan buatan yang menghasilkan gambar dan suara yang terlihat dan terdengar asli.

“Jadi akan sangat sulit bagi orang awam untuk membedakan apakah video ini asli atau hoaks. Situasi ini akan menjadi sangat berbahaya jika tidak kita sikapi dengan upaya pemberantasan hoaks,” ujar Profesor peneliti Robot Humanoid ini.

Andi memastikan dengan keterlibatan Universitas Mercu Buana dalam upaya ini, akan meningkatkan akses terhadap sumber daya akademik dan penelitian, yang dapat sangat berguna dalam mengidentifikasi dan memerangi penyebaran berita palsu.

Universitas Mercu Buana dapat menyumbangkan keahlian dan pengetahuan akademiknya untuk membantu dalam menyusun strategi pemberantasan hoaks yang lebih efektif.

"Kami percaya kerjasama ini akan memiliki dampak positif dalam menjaga integritas dan kualitas informasi yang dikonsumsi  masyarakat terutama dalam menghadapi Pemilu Serentak 2024," tukas Andi.

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill