Connect With Us

E-learning Memberikan Dampak Positif?

Redaksi | Kamis, 25 Februari 2021 | 12:44

Ilustrasi E-Learning (Wolipop Detikcom / Wolipop Detikcom)

 

Oleh: Tanasha Bernadette, Pelajar Sekolah Citra Berkat

 

E-Learning merupakan pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik sehingga mampu mendukung proses pembelajaran. Dari semua kegiatan yang diberlakukan akan ada dampak yang dirasakan, dari beberapa pihak menganggap kegiatan pembelajaran ini membawa dampak positif kepada murid, namun ada yang menanggap sebaliknya. Perbedaan pandangan sering terjadi karena murid yang terbebani, maka dari hal ini apakah benar E-Learning memberikan dampak positif?

 

Menurut kompasiana menyatakan bahwa E-Learning membawa pengaruh positif bagi sistem pendidikan di Indonesia seperti inovasi pada pendidik yang semakin ditingkatkan. Banyak metode-metode baru yang digunakan dalam pembelakuan sistem ini seperti tugas-tugas berbasis internet yang diberikan kepada peserta didik. Peserta didik diminta membuat sebuah video-video menarik dan disitulah inovasi peserta didik ditingkatkan serta adanya pengalaman dan informasi baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

 

Banyak hal atau metode yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materinya seperti memberikan video atau materi kepada peserta didik. Metode baru ini dianggap mampu memberikan dampak positif dengan memberikan pemahaman namun tidak membosankan. Metode ini digunakan agar apapun situasi yang dialami oleh peserta didik tetap bisa mengikuti setiap pembelajaran yang ada.

Kegiatan E-Learning juga diharapkan bisa meningkatkan pemanfaatan teknologi yang ada seperti akses internet yang bisa digunakan untuk mencari informasi, aplikasi yang bisa digunakan untuk metode pembelajaran dan sebagainya. Teknologi sangat mempengaruhi kegiatan ini dan memberikan cara yang lebih efektif untuk kegiatan pembelajaran.

 

Dari berbagai dampak positif yang terlihat tentu ada beberapa dampak negatifnya yang dirasakan oleh pihak peserta didik. Banyak keluhan yang diberikan oleh peserta didik karena kesulitan mengikuti berbagai sistem pembelajaran yang ada. Banyaknya kendala seperti tidak memungkinkannya media dan alat untuk pembelajaran serta tidak semua siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan metode yang diberikan. Banyaknya dampak negatif yang terjadi lebih dirasakan oleh pihak siswa mulai dari sistem dan media yang digunakan, dianggap semakin memberatkan bukan membuat keefektifan dalam pembelajaran.

 

Banyak hal yang disayangkan oleh peserta didik. Dengan metode yang diberlakukan siswa merasa semakin banyak tanggung jawab yang diberikan, banyak tuntutan yang diberikan serta dengan metode online, tugas yang diberikan tidak melihat waktu. Ini dilihat dari kasus akhir-akhir ini siswa yang bunuh diri karena beratnya mengikuti kelas online yang diberlakukan, banyaknya beban-beban yang dirasakan oleh para peserta didik.

 

Walaupun peserta didik merasakan dampak negatif dari adanya sistem E-Learning ini namun peserta didik juga merasakan banyaknya dampak positif yang terjadi. Peserta didik merasa bahwa informasi yang didapatkan semakin lebih banyak sumbernya tidak hanya dari buku maupun guru namun bisa menggunakan akses internet. Informasi yang didapatkan akan lebih luas bahkan informasi yang belum pernah terpikirkan oleh peserta didik sebelumnya. Dengan metode ini juga memberikan peluang kepada peserta didik untuk lebih memiliki karakter yang baik dalam menghadapi setiap kesulitan yang ada karena dengan situasi yang ada memaksa peserta didik untuk beradaptasi dengan keadaan yang ada.

 

Dari kegiatan E-Learning ini bukan hanya dampak positif dari segi teknologi dan keefesiensinya namun juga karakter yang dibentuk. Karakter tentu dibentuk dalam menghadapi situasi yang ada. Karakter yang bisa menyelesaikan masalah dan bertanggung jawab atas tugasnya masing-masing. Tentu ini dirasakan oleh setiap peran yang ada karena semua dipaksa melakukan hal yang sebelumnya tidak pernah dilakukan dan tetap harus dilakukan walaupun terkadang menyulitkan. Karakter disiplin maupun kejujuran juga semakin dilatih dimana semua bisa dilakukan dirumah namun ketika kita tau peran kita maka kita akan melakukan kewajiban kita dengan baik.

 

Dari semua dampak yang terjadi akibat adanya E-Learning ini memang beragam sesuai dengan pandangan individu masing-masing. Terliput dari semua dampak yang ada, kegiatan E-Learning bisa berjalan dengan lancar sampai sekarang karena situasi saat ini mendorong semua pihak untuk beradaptasi dengan keadaan yang ada. Semua sistem yang diberlakukan tentu tidak luput dari kelebihan dan kekurangan namun semua bisa berjalan ketika kita mau beradaptasi dan melihat semua kekurangan yang ada itu untuk pembelajaran dan mendorong kita untuk tidak kalah sama situasi yang ada. Segala pihak yang terlibat tentu merasakan dampak positif maupun negatifnya namun semua balik bagaimana merespon dampak tersebut.

TagsOpini
BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill