Connect With Us

Kenakalan Remaja & Lingkungan Sekitar

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 4 Juni 2022 | 17:55

Dapid Ginola Mahasiswa Universitas Yuppentek Indonesia jurusan Ilmu Pemerintahan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

Oleh : Dapid Ginola Mahasiswa Universitas Yuppentek Indonesia jurusan Ilmu Pemerintahan

TANGERANGNEWS.com-Banyak kita mendengar keluhan-keluhan tentang betapa sulitnya menemukan solusi penyebab kenakalan remaja.

Tak jarang, keluhan terlontar dari orang tua sendiri sebagai orang terdekat anak. padahal orang tua seharusnya adalah orang terdekat bagi remaja yang bisa membimbingnya.

Padahal masalah yang sering  terjadi di lingkungan keluarga menjadi penyebab utama remaja bersikap tidak selayaknya pada lingkungan seperti kurangnya perhatian dan bimbingan orang yang paling dekat dengan keluarga.

Selain itu, faktor lingkungan, salah pergaulan  dan kurangnya pendidikan juga  menjadi penyebab kenakalan, dua faktor ini memiliki peran penting pada perkembangan pemikiran dan kehidupan seorang remaja untuk masa depannya.

Kenakalan remaja yang melanggar norma, hukum, atau aturan dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi anak-anak kedewasa. 

Remaja yang disebabkan oleh suatu pengabaian sosial yang pada akhirnya menyebabkan perilaku menyimpang. 

Kriminal yang dilakukan anak remaja, perilaku yang termasuk diantaranya adalah pencurian, penyerangan, perkosaan, dan pembunuhan. 

Pelanggaran suatu status seperti halnya kabur dari rumah, membolos sekolah, minum-minuman keras, balap liar, dan lain sebagainya. 

Faktor penyebab kenakalan remaja tidak lepas dari hubungan dengan orang tua, faktor lingkungan dan pertemanan juga menjadi penyebab faktor menentukan.

Perilaku anak-anaknya yang tidak dapat diatur bahkan bertindak untuk melawan para orang tua mereka. 

Kekerasan yang dilakukan oleh anak remaja berakar dari masalah-masalah sosial yang saling berkaitan. 

Orang tua tentunya harus benar-benar memperhatikan perkembangan anaknya untuk masa depan.

Maka menjadi tugas kita bersama untuk memberikan perhatian dan berperan aktif menjauhkan mereka dari paparan aktivitas negatif. 

Indonesia yang saat ini masih diupayakan bersama agar berkurang dampaknya, sehingga tercipta masyarakat yang aman dan tentram.

 

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill