TangerangNews.com

20 Ton Alkes dari Investor Tiongkok Diberikan ke Indonesia

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 27 Maret 2020 | 15:07 | Dibaca : 297


Tampak tumpukan alat-alat kesehatan (alkes) di gudang Angkasa Pura (AP) Kargo 530, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/3/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Indonesia menerima bantuan dari investor Tiongkok berupa peralatan kesehatan (alkes) untuk menanggulangi COVID-19.

Rencananya ada 40 ton bantuan alkes. Namun, baru diserahkan 20 ton.

Sebanyak 20 ton alkes yang dibawa dari Tiongkok dengan pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 777 pukul 1.40 WIB ini, telah tiba di gudang Angkasa Pura (AP) Kargo 530, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/3/2020).

Tampak tumpukan alat-alat kesehatan (alkes) di gudang Angkasa Pura (AP) Kargo 530, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (27/3/2020).

Sekretaris Kementerian Koordinator Kemaritiman Indonesia Agus Purwoto mengatakan penyerahan bantuan tersebut dapat terealisasi berkat adanya kerjasama antara sejumlah instansi dan kementerian, termasuk dari sejumlah perusahaan swasta dari Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia.

"Para investor tersebut seperti di Morowali, Kendari, Konawe, dan sekitarnya," jelasnya.

Agus mengatakan, sisa bantuanya akan dikirim ke Indonesia pada Sabtu (28/3/2020) besok. Hal itu dikarenakan pemisahan pengangkutan.

 #GOOGLE_ADS#

"Alat medis yang terdiri atas satu set kit, dua tes kit untuk COVID-19, masker n95, masker bedah hingga alat-alat APD seperti baju, kacamata, sarung tangan dan sebagainya," ujarnya.

Menurut Agus, bantuan tersebut akan diserahkan untuk membantu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kementerian Kesehatan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bantuan alkes itu akan didistribusikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kita harapkan dengan bantuan ini maka penanganan wabah virus COVID-19 ini dapat segera kita selesaikan,” katanya.

“Warga Indonesia juga dapat terlindungi dan termasuk pertugas medis yang saat ini menjalankan tugas nya dilapangan juga dapat terlindungi kesehatannya," imbuhnya.(RAZ/HRU)