TangerangNews.com

PAD Kota Tangerang Anjlok Rp1,30 Triliun

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 31 Agustus 2020 | 18:28 | Dibaca : 685


Suasana Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Senin (31/8/2020). (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)


 

TANGERANGNEWS.com–Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang menurun drastis akibat pandemi COVID-19. Akibatnya, pemerintah setempat harus melakukan sejumlah penyesuaian pada rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah membeberkan hal itu saat Rapat Paripurna bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Senin (31/8/2020).

"Pendapatan daerah yang semula dianggarkan sebesar Rp4,57 triliun menjadi Rp3,27 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp1,30 triliun," ucap Arief dalam rapat dengan agenda Penyampaian Penjelasan Wali Kota Tangerang mengenai Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, serta pembahasan dua Raperda lainnya tersebut.

Pemkot Tangerang pun mengambil kebijakan penyesuaian pada sejumlah postur APBD. Belanja Daerah yang semula dianggarkan sebesar Rp5,16 triliun menjadi Rp3,72 triliun atau berkurang sebanyak Rp1,43 triliun. 

#GOOGLE_ADS#

"Pemkot Tangerang mengalami defisit sebesar Rp452,20 miliar, kemudian menutupinya dengan pembiayaan netto yang berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran atau SILPA tahun anggaran 2019," jelasnya.

Rapat tersebut juga membahas perubahan Perda Nomor 8 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Perda ini untuk kedua kalinya mengalami perubahan. Kemudian, juga pembahasan Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada BUMD, 

Arief mengatakan kedua Raperda tersebut bermuara pada pemberian pelayanan yang lebih baik lagi pada masyarakat Kota Tangerang.

"Dua BUMD yang akan mendapatkan penambahan modal yaitu PDAM Tirta Benteng penambahan berupa jaringan perpipaan air minum dan PT. Tangerang Nusantara Global berupa unit bus," jelas Arief.(RMI/HRU)