TangerangNews.com

Kepala Terminal Poris Tangerang Bingung Tak dapat Tenaga Medis, Dishub : Memang Belum

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 23 Desember 2020 | 19:50 | Dibaca : 12436


Tampak salah seorang penumpang bus di Terminal Poris Plawad, Rabu (23/12/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


 

TANGERANGNEWS.com-Penyelenggaraan rapid test antigen di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang belum digelar karena minimnya tenaga medis. 

 

Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena Alwie mengatakan, pihaknya telah menyediakan fasilitas rapid test antigen untuk para penumpang di terminalnya. 

 

Namun, hingga kini rapid test antigen belum digelar. Sebab, tidak ada petugas medis yang akan melakukan rapid test antigen di terminal tipe A ini. 

 

"Kami belum dapat petugasnya. Nanti kalau sudah dapat saya info," ujarnya kepada TangerangNews.com, Rabu (23/12/2020). 

 

Pihaknya telah mengirimkan surat permintaan tenaga medis ke Pemerintah Kota Tangerang. Namun,  Pemerintah Kota Tangerang kekurangan tenaga medis. 

#GOOGLE_ADS#

"Kami sudah berkoordinasi. Sudah bersurat juga secara resmi. Tapi mereka (Dinkes Kota Tangerang) saat ini kekurangan petugas medis," ungkapnya. 

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menyebut pihaknya berkoodinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait rencana penyelenggaraan rapid test antigen bagi penumpang di Terminal Poris Plawad. 

 

"Kita bantu support BPTJ. Nanti kita lakukan rapid test kalau memang alatnya sudah memungkinkan. Jadi sekarang rapid test di terminal belum ada," katanya. 

#GOOGLE_ADS#

Wahyudi menuturkan pihaknya siap membantu BPTJ dalam menyelenggarakan rapid test di terminal. Sebab, rapid test merupakan bagian dari program inspeksi keselamatan berkendara. 

 

Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait informasi kurangnya tenaga medis untuk rapid test di terminal. 

 

"Kalau itu kan hanya teknis komunikasi. Tinggal pelaksanaannya saja," ucapnya. 

 

Sementara Kasie Primer Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Tanto membenarkan kekurangan tenaga medis untuk penyelenggaraan rapid test di terminal tersebut. 

 

"Kita lagi mencari solusinya," pungkasnya.