TangerangNews.com

Diresmikan Menkes, Tangsel Kini Punya Sentra Vaksinasi Bagi Lansia & Difabel

Rachman Deniansyah | Rabu, 2 Juni 2021 | 17:32 | Dibaca : 725


Wakil Wali kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Wakilnya Pilar Saga Ichsan mengunjungi sentra vaksinasi yang baru saja diresmikan yang berlokasi di Swiss-belhotel BSD, Kawasan Intermark, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 2 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)


TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan kini telah memiliki tempat khusus sebagai sentra penyuntikan vaksin COVID-19 bagi para lansia (lanjut usia) dan penyandang disabilitas (difabel), Rabu, 2 Juni 2021.

Salah satunya, yakni sentra vaksinasi yang baru saja diresmikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi yang berlokasi di Swiss-belhotel BSD, Kawasan Intermark, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu, 2 Juni 2021. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menjelaskan, pemuediaan sentra vaksinasi tersebut salah satunya bertujuan sebagai percepatan program vaksinasi untuk menyudahi acaman COVID-19 dengan menciptakan herd immunity atau kekebalan massal.

Saat ini, kata Budi, setidaknya sudah terdapat 120 ribu dosis vaksin yang telah disalurkan. Nantinya, jumlah itu pun akan ditambah sebanyak 900 ribu dosis. 

#GOOGLE_ADS#

Dalam hal ini, lansia dan penyandang disabilitas menjadi salah satu golongan yang akan diprioritaskan oleh pemerintah. 

"Karena lansia merupakan orang yang memang paling rentan di dalam penularan COVID-19 ini,” kata Menteri Budi Gunadi. 

Prioritas itu diberikan, lantaran mengingat kini telah banyaknya lansia yang sudah tertular COVID-19. Selain itu, banyak pula lansia yang meninggal dunia akibat virus yang telah mewabah lebih dari setahun ini. 

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menambahkan, sentra tempat vaksinasi ini akan berlangsung hingga bulan Desember 2021 mendatang. 

Selain di Swiss-belhotel BSD, sentra vaksinasi tersebut juga berdiri di titik lain, seperi di Alam Sutera, dan Bintaro. 

 ”Hanya jadwalnya yang belum. Sesuai arahan Pak Menteri, dipastikan dosis vaksinnya cukup,” tandasnya. (RED/RAC)