TangerangNews.com

Waspada DBD, Dinkes Kabupaten Tangerang Ungkap Kasus Tertinggi di Tiga Kecamatan

Tim TangerangNews.com | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:26 | Dibaca : 240


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2T) pada Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Maya Sahurina)


TANGERANGNEWS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten mendorong warga secara bersama-sama melakukan pencegahan terhadap merebaknya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

"Memang DBD ini sudah jadi endemik, artinya penyakit ini akan selalu ada dan terjadi jika tidak dicegah," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, di Tangerang, Rabu 13 Oktober 2021, dikutip dari Antara.

Pihaknya mencatat sejak Januari hingga Oktober 2021 terdapat 80 kasus demam dengue di daerah itu. Jumlah kasus itu mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sekitar 200 kasus. "Jadi tahun ini menurun, karena pada tahun-tahun sebelumnya kasus DBD itu bisa mencapai 100 sampai 200 kasus," katanya.

Hendra mengungkapkan, wilayah setempat yang cukup banyak kasus demam dengue, antara lain Kecamatan Panongan, Cisoka, dan Keronjo. "Karena beberapa wilayah tersebut angka kasusnya tertinggi di setiap tahunnya," jelas Hendra.

#GOOGLE_ADS#

Selama ini, pihaknya selain gencar menangani pandemi Covid-19 juga intensif mengantisipasi merebaknya kasus demam dengue dengan melibatkan berbagai pihak hingga tingkat desa.

"Kita tetap upayakan dalam pencegahan DBD ini, dengan selalu menyosialisasikan kepada masyarakat melalui puskesmas-puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat selalu waspada dan menjaga kebersihan lingkungan setempat, seperti dengan membersihkan saluran air, menutup penampungan air, dan membersihkan kamar mandi.

"Protokol kesehatan juga tetap kita harus terapkan karena itu hal yang penting dalam mencegah dari segala virus dan penyakit," tegas Hendra.