TangerangNews.com

Identitas Mayat Wanita di Serua SPG Hypermart

| Selasa, 11 Desember 2012 | 18:12 | Dibaca : 2779


Jasad wanita yang ditemukan warga di Serua. (tangerangnews / ziki)


 

 
TANGERANG-Identitas mayat wanita yang dibuang dikali dalam keadaan diikat dengan tali tambang dan berselimut sprai bendera Ameraka Serikat  di depan Perumahan Grand Hill, Jalan Aria Putra, RT 02/04, Kelurahan Serua Indah, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (5/12) lalu berhasil terungkap  pada  Selasa (11/12).
 
Mayat wanita tersebut merupakan Desti Citra Kirana Ningrum,32, warga Jalan Swadaya RT 01/01,Kelurahan Bencongan, Kelapa dua, Kota Tangerang,yang bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) Hypermart di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
 
Kapolsek Ciputat, Kompol Alip mengatakan, identitas berawal dari teman korban yang membaca berita di media massa  dan meyakini bahwa mayat tersebut merupakan temannya.
 
“Tia atau Fitri teman korban datang ke Rumah sakit Fatmawati dan melihat mayat tersebut, dia melihat anting atau giwang yang digunakan merupakan giwang temannya tersebut, akhirnya pihak rumah sakit, menyarankan Tia untuk datang kepolsek,”ungkap Alip.
 
Alip menjelaskan, dari informasi Tia tersebut terungkap bawah identitas mayat tersebut bernama Desti Citra Kirana Ningrum yang biasa dipanggil Besty. Dari keterangan teman korban,diketahui barang-barang yang hilang yakni Sepeda motor, dan BlackBerry serta periasan.
 
Dia menjelaskan, dalam hasil otopsi terdapat luka tusuk dibagian pinggang. “Untuk sementara, baru identitas yang bisa disampaikan, dan bekas luka tusuk dibagian pinggang korban,”ungkap Alip.
 
Dia mengatakan, pihak kepolisian masih mengusut kasus ini. “Kita masih melakukan penyelidikan atas kasus ini,”ujarnya.
 
Sementara teman korban Tia mengatakan, terakhir dirinya mengirim pesan melalui BlackBerry Messenger,Selasa (4/12),  saat itu korban membalas dan menyatakan, Besty sedang ada di kontrakannya,
 
“Ya terakhir itu,” katanya.
 
Kamisnya, dia membaca surat kabar, karena mengenali ciri-ciri korban, Tia penasaran untuk berkunjung ke rumah kontrakannya, karena BlackBerry korban tak aktif .  “Saat saya ke kontrakannya, kondisi kontrakan berantakan,” terangnya.