Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu
Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
TANGERANG-Persoalan jalan rusak di batas wilayah sekitar perumahan Alam Sutera ditanggapi serius Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Seperti diketahui sebelumnya, Jalan Jalur Sutera Barat, Kecamatan Pinang, Alam Sutera, Kota Tangerang mengalami rusak parah.
Jalan tersebut dekat dengan perbatasan Panungganan, Kota Tangerang. Padahal menurut warga, sejumlah pejabat penting di perusahaan Alam Sutera, PT Alfa Gold Land itu sering melintasi jalan yang telah lama mengalami kerusakan tersebut.
Akibat kerusakan tersebut, terjadi kemacetan yang cukup parah, karena kendaraan harus mengurangi laju kendaraannya untuk melintas. Kenapa, karena jalan menyempit, berlubang di sana sini dan tak tertata. Hal ini pun banyak dikeluhkan pengendara kendaraan.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya sudah sering mengingatkan kepada pengembang perumahan elite tersebut untuk memperbaiki jalan yang memang diakui Arief banyak dikeluhkan warga.
"Saya juga sudah ingetin dari kemarin, itu jadi sumbatan, jadi macet. Saya sudah ngomong berkali-kali sudah, kita sudah bikin surat agar itu diperbaiki juga sudah, tetapi belum ada tanggapan," ujar Arief.
Sedangkan Susie Kepala Corporate Communication PT Alfa Gold Land Tbk mengaku, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap jalan yang dikeluhkan Wali Kota Tangerang serta warga tersebut. Sedangkan soal surat permintaan bantuan perbaikan jalan dari Pemerintah Kota Tangerang, menurutnya pihaknya perlu juga melakukan kroscek. "Saya cek dulu semua, kalau sudah nanti saya hubungi," singkatnya.
Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.
Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.