Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNews.com-Penghuni di BSD City menyatakan senang-senang saja dengan akan adanya aplikasi yang akan diluncurkan Sinar Mas Land untuk menunjang kebutuhannya. Namun, penghuni lebih mengutamakan agar kemanan lebih ditingkatkan.
Seperti diketahui, Sinar Mas Land akan meluncurkan aplikasi berupa integrated mobile application atau aplikasi ponsel terpadu untuk perkotaan. Rencananya, aplikasi ini akan diluncurkan pada Desember 2016.
“Kemanan dulu yang terpenting, jangan bisnisnya dia yang dikejar-kejar. Kalau masalah itu smart city serahkan saja yang sudah ada. Kan sudah ada tuh aplikasi yang seperti itu. Sekarang urus IPL saja BSD kewalahan,” ujar Inas N Zubir penghuni yang menetap di Puspitaloka Blok H3, BSD City, Kota Tangsel.
Misalnya, kata dia, pengembangan yang harus dilakukan oleh BSD City adalah memasang CCTV disejumlah titik agar dapat mengantisipasi peristiwa pencurian dan perampokan.
“Jadi kalau ada peristiwa seperti itu bisa diantisipasi, bahkan bisa langsung ditangkap. Smart city itu menurut saya seperti itu. Tapi terserah dia (Sinar Mas) kalau lebih mengutaman bisnisnya,” kata penghuni yang juga anggota DPR dari Partai Hanura itu.
Dirinya memberikan masukan kepada Sinar Mas Land agar memberikan informasi mengenai kemacetan dan memberikan informasi jalan alternatif, jika ditemukan ada kemacetan. “Jadi buat saya smart city itu bisa menangkap persoalan di lingkungan,” terangnya.
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGSinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
Upaya penanganan stunting di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terus berjalan sepanjang 2025. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan gizi dan pemantauan kesehatan balita melalui program tanggung jawab sosial perusahaan
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews