Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta
Jumat, 25 September 2026 | 22:29
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TANGERANGNews.com-Penghuni di BSD City menyatakan senang-senang saja dengan akan adanya aplikasi yang akan diluncurkan Sinar Mas Land untuk menunjang kebutuhannya. Namun, penghuni lebih mengutamakan agar kemanan lebih ditingkatkan.
Seperti diketahui, Sinar Mas Land akan meluncurkan aplikasi berupa integrated mobile application atau aplikasi ponsel terpadu untuk perkotaan. Rencananya, aplikasi ini akan diluncurkan pada Desember 2016.
“Kemanan dulu yang terpenting, jangan bisnisnya dia yang dikejar-kejar. Kalau masalah itu smart city serahkan saja yang sudah ada. Kan sudah ada tuh aplikasi yang seperti itu. Sekarang urus IPL saja BSD kewalahan,” ujar Inas N Zubir penghuni yang menetap di Puspitaloka Blok H3, BSD City, Kota Tangsel.
Misalnya, kata dia, pengembangan yang harus dilakukan oleh BSD City adalah memasang CCTV disejumlah titik agar dapat mengantisipasi peristiwa pencurian dan perampokan.
“Jadi kalau ada peristiwa seperti itu bisa diantisipasi, bahkan bisa langsung ditangkap. Smart city itu menurut saya seperti itu. Tapi terserah dia (Sinar Mas) kalau lebih mengutaman bisnisnya,” kata penghuni yang juga anggota DPR dari Partai Hanura itu.
Dirinya memberikan masukan kepada Sinar Mas Land agar memberikan informasi mengenai kemacetan dan memberikan informasi jalan alternatif, jika ditemukan ada kemacetan. “Jadi buat saya smart city itu bisa menangkap persoalan di lingkungan,” terangnya.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews