Connect With Us

Saham Lippo Karawaci Diburu Investor Asing

Redaksi | Senin, 17 Februari 2020 | 10:59

| Dibaca : 9577

Salah satu kawasan Lippo Karawaci di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kinerja positif ditunjukkan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR). Dalam tiga minggu terakhir, LPKR selalu masuk daftar 10 saham yang paling diburu investor asing. 

  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham LPKR masuk daftar 10 saham paling diburu investor asing pada 30 Januari, 3 Februari, dan 13 Februari 2020. Terakhir pada 13 Februari lalu, LPKR menjadi saham kedua yang paling banyak diburu oleh investor asing setelah PGAS dengan total pembelian mencapai 21,21 juta lembar pada harga Rp232 per lembar.

 

Minggu sebelumnya, yaitu pada tanggal 3 Februari, LPKR bahkan sempat bertengger di posisi pertama sebagai saham yang paling diincar investor dengan pembelian mencapai 22,13 juta saham.

 

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, kinerja positif LPKR sejalan dengan tren bisnis di sektor properti yang tumbuh positif. 

 

Apalagi dari sisi bunga juga saat ini masih kompetitif. Kemudian ekonomi secara makro menurutnya juga masih cukup baik. Dengan kepemilikan aset yang besar, juga struktur permodalan kuat, kata dia, LPKR diyakini semakin mudah melakukan ekspansi bisnis.

 

Tak hanya itu, LPKR juga dinilai lihai dalam membaca arah bisnis sekaligus mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis. Dukungan konsumen properti atas berbagai inovasi perseroan menurutnya juga mendukung kinerja positif perseroan.

 

 

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony mengatakan, secara keseluruhan, bisnis LPKR memang fokus di bidang properti dan kesehatan. Di mana bisnis properti dan kesehatan secara animo masih cukup baik.  Sektor kesehatan sendiri masih menarik karena segmen bisnis yang memang dibutuhkan oleh masyarakat.  Kemudian, bisnis properti dan rumah sakit akan menghasilkan pendapatan berulang (recurring income). Dengan memperbesar recurring income perusahaan akan lebih stabil.

 

Aksi korporasi paling anyar LPKR yakni telah berhasil menyelesaikan Tap Issue senilai USD 95 juta dari obligasi lima tahunnya saat ini senilai $ 325 juta.

 

John Riady, CEO LPKR, menyampaikan, Tap Issue senilai USD 95 juta tersebut, menawarkan imbal hasil 7,80 persen. Lebih rendah 32.5 bps dari obligasi yang diluncurkan pada Januari lalu.

 

“Nantinya, dana Tap Issue digunakan untuk membayar obligasi yang jatuh tempo pada 2022. Transaksi ini menunjukkan investor memiliki keyakinan pada posisi keuangan dan masa depan LPKR,” ucap John dalam siaran pers yang diterima tangerangnews.com, Senin (17/2). 

 

Lippo Karawaci dijelaskan John, tidak akan memiliki utang besar yang akan jatuh tempo selama lima tahun ke depan sampai dengan 2025. Bahkan, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas 21 persen, Lippo Karawaci memiliki leverage terendah di antara semua perusahaan real estat Indonesia.

Tap Issue mendapat respons positif di kalangan investor dengan kelebihan permintaan 2 kali dan kelebihan pesanan mencapai USD 183 juta.(RAZ/RAC)

 

KOTA TANGERANG
Wali Kota Tangerang Restui RW Lockdown Wilayahnya

Wali Kota Tangerang Restui RW Lockdown Wilayahnya

Rabu, 1 April 2020 | 22:32

TANGERANGNEWS.com–Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah merestui pihak rukun warga (RW) untuk melakukan lockdown atau karantina

KAB. TANGERANG
Rumah Korban Suspect Corona Pasar Kemis Disemprot Disinfektan

Rumah Korban Suspect Corona Pasar Kemis Disemprot Disinfektan

Rabu, 1 April 2020 | 14:37

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menerjunkan personelnya ke kediaman YS, 63 tahun yang meninggal diduga akibat suspect virus Corona pada 29 Februari 2020 lalu

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile