Connect With Us

Aeropolis Tangerang Menuju Smart Home

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 28 Februari 2020 | 13:31

Kawasan Apartemen Aeropolis. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Apartemen Aeropolis di Jalan Marsekal Suryadharma, Neglasari, Kota Tangerang mulai berencana menerapkan smart home system atau sistem rumah pintar.

Sistem rumah pintar merupakan bangunan atau gedung yang dilengkapi teknologi canggih sehingga seluruh perangkat dan sistem tersebut dapat saling terhubung.

"Kami harus menerapkan system smart home. Mudah-mudahan bisa diluncurkan," ujar Totonafo Lase, 

Direktur Aeropolis kepada TangerangNews, Jumat (28/2/2020).

Toton mengatakan, smart home system menjadi kebutuhan hunian saat ini. Kebutuhan ini pun akan dipenuhi Aeropolis untuk memberikan kemudahan bagi penghuni demi menciptakan hunian yang nyaman serta ditunjang teknologi.

Dalam menciptakan penyesuaian inovasi tersebut, kata dia, pengelola Aeropolis yang berada di dekat Bandara Soekarno-Hatta ini sedang mempersiapkan desainnya.

"Yang penting, kan, show unitnya dulu," katanya.

Menurut Toton, sesungguhnya Aeropolis siap menerapkan sistem ini. Namun, yang menjadi kendala adalah minimnya penyuplai fitur-fitur teknologi di Indonesia.

"Ada beberapa fitur yang memang otomatisasinya disiapkan dari awal, tapi penyuplai peralatannya masih minim," imbuhnya.

Toton menambahkan saat ini pengelola juga sedang mempersiapkan transportasi listrik dalam kawasan. Upaya kerja sama dengan pihak pengelola transportasi masih dalam proses.

"Intinya kami siap menyediakan apapun demi kenyamanan penghuni," pungkasnya.(RMI/HRU)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill