Connect With Us

Harga Rp180 Juta, Perumahan Subsidi Daru Estate di Jambe Tangerang Buka Kavling Baru

Tim TangerangNews.com | Senin, 22 November 2021 | 09:16

Perumahan subsidi Daru Estate Tangerang di daerah Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / DaruEstates)

TANGERANGNEWS.com–Perumahan subsidi Daru Estate Tangerang yang berlokasi di daerah Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, membuka kavling baru untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Harga rumah subsidi yang ditawarkan Rp180 juta per unit. 

Pembangunan perumahan subsidi oleh PT Arifindo Adiputra Ariaguna itu dilakukan guna mendukung program pemerintah. "Kami membuka kavling baru tahap 12, di mana saat pemilihan kavling baru sudah hampir 80 persen tercatat, konsumen yang hadir dalam kegiatan dua hari ini, yang merupakan bagian dari target seribu unit penjualan rumah Daru Estate Tangerang," kata Kepala Proyek Daru Estate Tangerang, Yunanto di Tangerang, Minggu 21 November 2021, dikutip dari Antara. 

Ia mengatakan, dengan didukung oleh program pemerintah, yaitu perumahan yang memiliki standard transit oriented development atau perumahan yang terintegrasi langsung dengan akses transportasi umum.

Dan hal ini membuat beberapa developer besar mulai melirik pembangunan di daerah Tangerang, Banten, seperti di kawasan Daru, Tenjo dan sekitarnya, sehingga persaingan pengembang perumahan sangat ketat.

"Sejurus dengan itu, guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan rumah hunian bersubsidi yang terus meningkat, PT. Arifindo Adiputra Ariaguna menawarkan Perumahan subsidi Daru Estate Tangerang yang berada di daerah Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Yunanto menuturkan, pada acara peresmian dan pembukaan kavling baru tahap 12 ini diadakan dalam rangka memenuhi permintaan dan minat konsumen khususnya dari daerah Jakarta, Tangerang, Banten dan sekitarnya, untuk memiliki rumah subsidi di Daru Estate Tangerang, yang dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 20 - 21 November 2021.

“Dengan nilai proyek tahap 12 kurang lebih Rp30 miliar, atau dengan membanderol harga rumah di kisaran harga Rp180 juta per unitnya,” ungkap Yunanto.

Dia menjelaskan, Daru Estate sebagai perumahan bersubsidi terbesar di Tangerang, saat ini sudah dihuni 600 lebih kepala keluarga dan di tahun 2021 ini, Daru Estate Tangerang sudah mengakadkan 150 unit. “Walau di saat masa pandemi, masyarakat masih membutuhkan rumah subsidi dari pemerintah," lanjutnya.

Menurut Yunanto, bagi masyarakat berpenghasilan rendah, merupakan sasaran perumahan subsidi yang tepat guna mendukung program pemerintah. "Mereka yang memiliki penghasilan Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan, merupakan target penjualan unit kami, dengan Dp rendah dan cicilan ringan menjadi penawaran yang menarik bagi calon pembeli," tuturnya.

Kawasan Daru merupakan daerah di Kabupaten Tangerang yang cukup strategis dan mulai berkembang, karena lokasinya yang berdekatan dengan jalur commuter line atau kereta rel listrik sehingga mudah dijangkau.

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

BANTEN
Prakiraan Cuaca Tangerang Sepekan ke Depan 9–15 Maret 2026, Masih Ada Hujan

Prakiraan Cuaca Tangerang Sepekan ke Depan 9–15 Maret 2026, Masih Ada Hujan

Senin, 9 Maret 2026 | 08:45

Cuaca di wilayah Tangerang Raya diperkirakan masih didominasi awan dengan potensi hujan ringan pada awal pekan. Prakiraan ini berlaku selama sepekan, mulai Senin, 9 Maret hingga Minggu, 15 Maret 2026.

NASIONAL
Beri Deadline 30 Hari, BGN Ancam Tutup SPPG yang Belum Daftar Sertifikat Higienis

Beri Deadline 30 Hari, BGN Ancam Tutup SPPG yang Belum Daftar Sertifikat Higienis

Minggu, 8 Maret 2026 | 18:49

Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendaftarkan proses Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maksimal 30 hari sejak mulai beroperasi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill