Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Tahun 2022 ini diprediksi masih akan didominasi oleh pembelian rumah tapak (landed house). Pemicunya yakni para konsumen yang baru pertama kali membeli rumah atau first time home buyer yang lebih meminati rumah ketimbang apartemen.
"Konsumen merupakan orang-orang yang baru pertama kali punya rumah. Jumlahnya akan lebih dominan. Tentu landed house itu lebih diminati tahun ini," kata Wakil Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Bambang Eka Jaya seperti dilansir dari Kompas, Rabu 5 Januari 2022.
Bambang menjelaskan, terdapat berbagai alasan mengapa banyak orang mengincar rumah tapak dibanding apartemen.
Salah satunya karena sertifikat kepemilkan tanah rumah tapak bukan merupakan hak milik bersama atau strata title melainkan hak milik atas nama pribadi.
Kedua, konsumen yang membeli rumah tapak memiliki kebebasan dan keleluasaan dalam hal mendekorasi, mengubah bentuk bangunan hingga meninggikan lantai bangunan.
Ketiga, karena alasan investasi. Rumah tapak akan punya nilai yang jauh lebih tinggi untuk dijual di kemudian hari.
"Sebagai investasi akan lebih tinggi nilainya karena tanah pribadi. Selain itu, Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) yang harus dibayar lebih murah dibandingkan apartemen," ucapnya.
Keempat, harga yang tidak jauh berbeda antara rumah tapak dan apartemen juga menjadi alasan yang dipertimbangkan.
Menurutnya, di wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta seperti di Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi harga rumah tapak juga masih sangat terjangkau.
Bambang mencontohkan, Palm Garden di Jakarta Barat yang dibanderol kurang dari Rp1 miliar dengan ukuran 63 meter persegi.
“Harga ini tidak jauh berbeda dengan apartemen dua kamar tidur di pusat kota Jakarta yang ukurannya justru lebih sempit,” jatanya.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGIHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews