Connect With Us

Lippo Karawaci Hadirkan Hunian Premium Edisi Terbatas

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 Maret 2022 | 22:53

Brava Homes Lippo Karawaci. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Melihat optimisme pasar, khususnya untuk hunian menengah ke atas yang terus menunjukkan tren peningkatan, PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) menghadirkan hunian premium edisi terbatas Brava Homes.

CEO LPKR John Riady mengatakan, pihaknya merespon permintaan konsumen yang cukup tinggi untuk pasar menengah ke atas.

Berdasarkan data Rumah.com yang dipublikasikan pada Februari 2022, permintaan properti didominasi kelas menengah atas dengan 52 persen pencarian properti hunian di atas harga Rp1 miliar.

Ciptadana Sekuritas Asia dalam laporan bertajuk Market Outlook 2022: Property Sector, menyebutkan kinerja sektor properti diprediksi bertumbuh di 2022. Salah satunya pada PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), seperti dilansir dari Merdeka, Jumat 18 Maret 2022.

Pertumbuhan minat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi salah satu faktor pendorong penjualan properti LPKR di 2022.

John Riady berpendapat bahwa kunci utama keberhasilan penjualan unit properti LPKR selain lokasi dan akses adalah kemampuan berinovasi, untuk menciptakan produk berkualitas dalam memenuhi keinginan konsumen.

"Proyek terbaru LPKR Brava Homes berlokasi sangat strategis dan satu-satunya di Lippo Village Central Dengan berbagai kemudahan, seperti akses jalan tol Jakarta-Tangerang dan hanya 30 menit menuju Bandara Soekarno-Hatta," jelasnya.

Selain itu, akses ke berbagai fasilitas kota yang sudah matang di Lippo Village pun dapat ditempuh dengan kurang dari 15 menit ke sekolah dan kampus UPH, ke Siloam Hospitals, ke area perkantoran CBD Lippo Village, ke pusat perbelanjaan maupun sarana sports dan leisure.

Brava Homes merupakan proyek hunian eksklusif dalam edisi terbatas hanya 18 unit premium.

"Terdapat 2 tipe yaitu tipe corner dan standard mulai luas LT/LB 136/157 m2 hingga 247,6/194 m2 dengan harga jual mulai Rp3,03 miliar," ujarnya.

John mempercayakan desain hunian eksklusif Brava Homes bertema kepada desainer internasional Tom Elliot yang sudah lama berkarya di Indonesia, contohnya Grand Hyatt Hotel, Gran Mahakam Hotel dan The Hermitage Menteng.

Tom berhasil memadukan kehidupan urban modern yang dilengkapi smart home system dengan green urban open space dalam hunian kualitas terbaik yang fungsional dan sustainable sekaligus memiliki nilai investasi tinggi.

Kuartal I/2022 LPKR telah berhasil meluncurkan 2 proyek hunian landed house Brava Homes dan Cendana Cove Verdant dengan harga terjangkau yang selalu mendapat sambutan luar biasa dari konsumen.

"Kedua proyek ini memberikan kontribusi awal pada target kinerja pra penjualan LPKR tahun 2022 sebesar Rp5,2 triliun," ujar John.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill