Connect With Us

Harga Rumah Bekas di Jabodetabek Terus Naik, Tangerang Paling Populer

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 22 Maret 2022 | 15:33

Ilustrasi rumah bersubsidi. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Harga rumah bekas di sejumlah daerah, terutama Jabodetabek terus mengalami kenaikan jelang akhir kuartal pertama 2022.

Berdasarkan data internal Rumah123.com yang dihadirkan lewat Flash Report edisi Februari 2022, highlight utama dari pasar properti rumah sekenadalah angka suplai yang terus naik secara konstan dalam enam bulan terakhir.

Secara year on year, dari Februari 2021 hingga Februari 2022, semua kota di Jabodetabek mencatat kenaikan harga rumah seken, seperti dilansir dari Kompas, Selasa 22 Maret 2022.

Tercatat Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi mengalami peningkatan harga masing-masing sebanyak 3,1 persen, 6,1 persen, 7,7persen persen, 3,0 persen serta 5,3 persen.

Di Jabodetabek, dalam perbandingan antar bulan menunjukkan kenaikan harga sebesar 0,3 persen di area Jakarta, 0,4 persen di Tangerang, 0,1 persen di Depok dan 1,2 persen di Bekasi. Sementara harga di Bogor justru menurun sebesar 0,2 persen.

Untuk kota besar lainnya di Pulau Jawa, secara month on month, harga di Bandung, Surabaya, dan Semarang tumbuh sebesar 0,5 persen, 0,9 persen dan 0,9 persen berurutan.

Sedangkan harga rumah seken di Yogyakarta dan Surakarta mengalami penurunan sebesar 2,1 persen dan 0,5 persen.

Terkait jumlah permintaan untuk rumah, lokasi paling populer adalah di Tangerang, dengan persentase 14,8 persen dari total listing enquiries tipe properti landed house (rumah tapak) di Indonesia dalam bulan tersebut.

Lokasi paling populer kedua adalah Jakarta Barat dengan pangsa pasar 11 persen, diikuti oleh Jakarta Selatan sebesar 10 persen.

Secara month on month, kota dengan peningkatan proporsi permintaan konsumen terbesar pada Februari 2022 adalah Tangerang Selatan sebesar 1 persen, diikuti oleh Bekasi dengan pencapaian 0,6 persen.

Sedangkan penurunan permintaan terbesar secara month on month terjadi di Jakarta Selatan dengan penurunan sebesar 1,1 persen.  Kemudian diikuti Jakarta Pusat dan Surabaya dengan penurunan masing-masing sebesar 0,5 persen

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill