Connect With Us

Legenda Serpong yang Dikuasai Jawara Sakti hingga Jatuh ke Tangan Bos Properti

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 29 September 2022 | 14:22

| Dibaca : 654

Potret Serpong tempo dulu. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Wilayah Serpong dengan tiga kawasan modern, yakni Bumi Serpong Damai (BSD), Alam Sutera, dan Gading Serpong kini sudah menjadi kawasan elite.

Sebelum menjadi kawasan kota mandiri, wilayah Serpong ternyata dulunya merupakan hamparan hutan karet seluas 6 ribu hektare.

Saat itu, wilayah Serpong tidak produktif dan minim penerangan, sehingga banyak orang yang enggan melewatinya.

Terlebih, kondisi jalannya masih tanah, yang tidak beraspal. Saat hujan lebat mengguyur, kondisi jalan akan dipenuhi dengan kubangan tanah. 

Sedangkan saat musim kemarau, kondisi jalan akan dipenuhi dengan debu-debu tanah kering yang beterbangan.

Kondisi-kondisi tersebut memunculkan kabar-kabar tidak mengenakan tentang Serpong. Sebab, dari hutan karet dan minim pencahayaannya, sempat beredar julukan Serpong sebagai tempat jin buang anak.

Terlebih, adanya kisah legenda "Mat Item", yaitu seorang jawara atau penjahat yang terkenal di Tangerang menambah kesan mistis bagi masyarakat.

Konon, Mat Item dikenal dengan kesaktiannya yang digunakan untuk hal yang tidak baik, sehingga ditakuti banyak orang pada saat itu. 

Meski begitu, tidak diketahui lebih lanjut mengenai sosok tersebut hingga saat ini.

Sejarah Serpong berubah setelah era 1980-an. Ini bermula dari ambisi Sinar Mas milik Eka Tjipta Wijadja yang ingin terjun bisnis real estate. 

Menantu Eka, Rudy Maeloa kala itu mendekati Ciputra yang dianggap mampu digarap menjadi kawasan perumahan baru.

Rudy dan Ciputra pun mendatangi daerah Serpong. Di sana, Ciputra menganggap Serpong akan menjadi ramai. Terlebih, keberadaan DKI Jakarta kian berkembang.

Kemudian, kawasan BSD pada 1989 di bawah Ciputra grup mengalami perkembangan secara perlahan. Namun, perkembangannya sempat terhenti akibat krisis ekonomi 1997 yang menyebabkan bisnis properti semakin terhambat.

Selama kurang lebih lima tahun mengalami kondisi tidak stabil, akhirnya pada 2003-2004 bisnis properti mulai berangsur pulih.

Di tangan bos-bos properti, kawasan BSD, Alam Sutera, dan Gading Serpong, kini menjadi penopang ekonomi wilayah Serpong.

Jika dahulu disebut sebagai wilayah seram, kini Serpong menjadi wilayah impian untuk dihuni. 

Serpong juga menjadi salah satu surganya properti bagi para pebisnis.

PROPERTI
Daftar 5 Perumahan Subsidi di Bawah Rp200 Juta di Tangerang

Daftar 5 Perumahan Subsidi di Bawah Rp200 Juta di Tangerang

Jumat, 25 November 2022 | 15:22

TANGERANGNEWS.com-Perumahan bersubsidi murah masih menjadi pilihan banyak orang, salah satunya yakni di Tangerang sebagai kawasan penyangga ibukota.

SPORT
Hasil Akhir Perolehan Medali Porprov VI Banten: Kota Tangerang Juara Umum

Hasil Akhir Perolehan Medali Porprov VI Banten: Kota Tangerang Juara Umum

Selasa, 29 November 2022 | 01:56

TANGERANGNEWS.com-Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten sudah memasuki babak terakhir.

OPINI
Organisme Solutif Penyerap Emisi Karbon dan Peningkatan Mutu Akuakultur Indonesia

Organisme Solutif Penyerap Emisi Karbon dan Peningkatan Mutu Akuakultur Indonesia

Kamis, 24 November 2022 | 14:32

TANGERANGNEWS.com-Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan penurunan emisi dalam kontribusi pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. strategi menuju NZE ini diharapkan

MANCANEGARA
Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Dilarang Bermesraan dan Pakai Busana Terbuka

Nonton Piala Dunia 2022 di Qatar Dilarang Bermesraan dan Pakai Busana Terbuka

Senin, 21 November 2022 | 19:09

TANGERANGNEW.com-Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 mengeluarkan aturan tersendiri bagi para penonton. Aturan tersebut sesuai dengan adat istiadat serta budaya timur tengah yang dipengaruhi oleh syariat Islam.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill