Connect With Us

Hore, PGN Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Rumah Tangga dan Horeka di Bintaro

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 7 Oktober 2022 | 18:05

Nota kesepahaman antara PGN dan JRP terkait pengembangan jargas rumah tangga dan komersil horeka di kawasan Perumahan Bintaro Jaya dan Graha Raya, Tangerang. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina bersinergi PT Jaya Real Property Tbk (JRP) untuk pengembangan jargas rumah tangga dan komersil horeka (hotel, restoran, kafe) di kawasan Perumahan Bintaro Jaya dan Graha Raya, Tangerang.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar menjelaskan, bahwa potensi perumahan yang ada di kawasan Bintaro dan sekitarnya sejumlah lebih kurang 35.000 sambungan rumah tangga serta ±241 potensi komersial meliputi horeka.

“Dengan adanya jargas nanti, Bintaro sebagai kawasan yang modern dapat semakin modern,” ujar Achmad dalam keterangannya, Jumat, 7 Oktober 2022.

Kesepakatan pengembangan jargas ini dituangkan Nota Kesepahaman antara PGN dan JRP pada Rabu, 5 Oktober 2022.

“Kami sangat mendukung program jargas PGN ini, mengingat jargas merupakan proyek Program Strategis Nasional (PSN) yang harus kita sukseskan,” kata Direktur JRP Adi Wijaya.

PGN akan membangun pipa dedicated sepanjang ±37 KM dari jalur pipa eksisting di Jalan Raya Serpong menuju Kawasan Bintaro secara bertahap. 

PGN juga memastikan bahwa seluruh proses administrasi dan konstruksi berjalan dengan baik, sehingga pelaksanaan gas in pelanggan dapat terealisasi sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami berharap dukungan dari JRP dapat memudahkan baik dalam hal komersial, teknikal, hingga terkait perizinan,” imbuh General Manager SOR II PGN Sonny Rahmawan Abdi.

Pemenuhan gas bumi PGN untuk rumah tangga dan horeka melalui produk GasKita menggunakan jaringan pipa, sehingga aliran gas akan selalu tersedia 24 jam dalam seminggu, praktis, aman, dan ramah lingkungan. 

Selain itu, PGN terus melakukan inovasi peningkatan layanan pelanggan dengan penyediakan produk selain gas bumi sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat modern.

Pemasangan jaringan pipa gas bumi PGN sudah sesuai dengan standar dan dilakukan oleh entitas yang bersertifikasi. Demi kenyamanan pengguna, dilakukan pemeliharaan jaringan secara rutin dan dilengkapi dengan peralatan safety seperti gas alarm system. 

PGN pun memberikan perlindungan apabila terjadi kebakaran jaringan pipa gas rumah tangga, serta kartu pelanggan untuk mempermudah komunikasi antara pelanggan dengan petugas PGN mengenai gas bumi.

“Sebagai Subholding Gas dan bagian dari Holding Migas Pertamina, PGN berkomitmen memberikan kontribusi terbaik melalui layanan gas bumi untuk sektor rumah tangga maupun komersial dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan mengoptimasikan penggunaan energi dalam negeri,” pungkas Achmad.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill