Connect With Us

Daftar 5 Perumahan Subsidi di Bawah Rp200 Juta di Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 25 November 2022 | 15:22

| Dibaca : 135

Ilustrasi perumahan subsidi di Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Perumahan bersubsidi murah masih menjadi pilihan banyak orang, salah satunya yakni di Tangerang sebagai kawasan penyangga ibukota.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No.242/KPTS/M.2020 tentang Rumah Subsidi, harga rumah subsidi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dibanderol seharga Rp168 juta.

Adapun perumahan subsidi di Tangerang memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya dekat dengan tol menuju Jakarta dan Merak, akses transportasi publik yang mudah, fasilitas umum lengkap, serta desain minimalis modern. Telebih dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Berikut lima rekomendasi perumahan subsidi di Tangerang yang dapat menjadi pilihan seperti dilansir dari trenasia.com, Jumat 25 November 2022:

 

1. Perumahan Taman Adiyasa Baru

Terletak di Jalan Raya Taman Adiyasa, Kelurahan Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Kawasan rumah subsidi yang dikembangkan oleh Modernland ini, termasuk luas dan menempati dua desa di Solear, yaitu Cikasungka dan Cikoya. Perumahan ini berjarak sekitar 12,7 kilometer dari pusat pemerintahan di Tigaraksa.

Akses tol terdekat Taman Adiyasa Baru yaitu melalui gerbang tol Balaraja Barat yang berjarak sekitar 17,4 km. Tol ini menjadi gerbang menuju ke Jakarta maupun Merak.

Perumahan ini dapat diakses menggunakan transportasi umum, dan terbilang cukup dekat baik ke arah Jakarta maupun Merak.

Selain itu, kawasan rumah subsidi di Tangerang ini pun cukup dekat dengan 3 stasiun KRL Commuterline yaitu Stasiun Tigaraksa, Stasiun Cikoya, dan Stasiun Maja. Jarak perumahan ke Stasiun Tigaraksa sekitar 2 km, ke Stasiun Cikoya sekitar 1,5 km, dan Stasiun Maja berjarak sekitar 3,3 km.

 

2. Perumahan Puri Mutiara Rajeg

Terletak di Jalan Cadas-Kukun, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menjadikan rumah ini lokasinya cukup strategis. 

Dengan konsep minimalis modern dengan bangunan yang cantik lagi menarik, Puri Mutiara Rajeg layak menjadi rumah idaman.

Konsep minimalis modern yang ditawarkan dengan bangunan yang cantik lagi menarik, Puri Mutiara Rajeg layak menjadi rumah idaman Anda.

Akses jalan tol berada di Gerbang Tol Cikupa yang bisa ditempuh dalam 25 menit. Untuk mencapai kota Tangerang, hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit saja.

Dengan gerbang utamanya terletak di pinggir jalan raya utama, maka perumahan Puri Mutiara Rajeg dilalui oleh angkutan umum yang mudah diakses oleh penghuninya. Terminal terdekat ada di Poris Plawad, bisa ditempuh dalam waktu 40 menit.

Sementara stasiun terdekat adalah Stasiun Tangerang yang berjarak tempuh sekitar 30 menit. Bagi Anda yang hendak menggunakan moda transportasi udara, hanya 30 menit untuk menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Jika membutuhkan layanan kesehatan, rumah subsidi Tangerang ini cukup dekat dengan rumah sakit besar, yakni RS Asih Sangiang yang berjarak tempuh sekitar 25 menit.

Sedangkan pusat perbelanjaan atau supermarket, seperti Plaza Kuta Bumi, Giant, dan Sabar Subur bisa ditempuh dalam waktu 20 menit.  

 

3. Perumahan Griya Artha Sepatan

Di antara sekian banyak kawasan perumahan di Kecamatan Sepatan, terdapat satu perumahan bernama Griya Artha Sepatan yang banyak dicari orang. Rumah subsidi Tangerang yang satu ini dikenal sebagai hunian yang asri dan nyaman bernuansa real estate.

Lokasi Griya Artha Sepatan terbilang sangat strategis karena terletak di pinggir Jalan Raya Mauk dan Jalan Raya Cirarab. Belum lagi akses jalan tol yang menurut rencana akan ada Tol Sepatan Timur, lanjutan dari Tol Kunciran-Cengkareng (JORR 2) yang akan terhubung dengan Tol Kartaraja.

Karena letaknya di pinggir jalan utama, Griya Artha Sepatan dilalui oleh angkutan kota sepanjang 24 jam. Selain itu, untuk mengakses Stasiun Tangerang pun terbilang mudah, dapat ditempuh sekitar 30 menit. Sama halnya jika ingin menuju ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

 

4. Perumahan Daru Raya

Perumahan Daru Raya berada di Tipar Raya-Daru, Daru, Kecamatan Jambe, Kebupaten Tangerang. Kompleks rumah subsidi Tangerang ini direncanakan untuk menjadi kota baru dan menjadi salah satu fokus dalam pengembangan TOD oleh pemerintah.

Perumahan Daru Raya cukup mudah dijangkau dan memiliki akses menuju Gerbang Tol Cikupa dan Gerbang Tol Balaraja. Transportasi umum terdekat adalah menggunakan KRL, yakni berjarak hanya sekitar 1 km ke Stasiun Daru.

 

5. Perumahan Batara Parkview

Badak Perkasa Group menjadi pihak yang memotori perumahan dengan tema hunian hijau mandiri dengan konsep transit oriented development (TOD) ini. 

Konsep TOD yang diusung oleh Batara Parkview menjadikannya hunian yang strategis. Istilah TOD merupakan konsep perencanaan kota yang berpusat pada pemanfaatan kawasan transit transportasi publik secara optimal, dengan keberhasilan untuk mengurangi angka penggunaan kendaraan pribadi dan angka kemacetan.

Hal ini terlihat dari jarak menuju ke Stasiun Cikoya yang hanya 100 meter dari gerbang hunian. Para penghuni perumahan ini bisa mengakses stasiun cukup dengan jalan kaki saja. Dengan demikian, efektivitas dan efisiensi yang maksimal dalam mobilitas bisa dinikmati oleh warga Batara Parkview.

Untuk akses menuju gerbang tol, rumah subsidi Tangerang yang berlokasi di Cikasungka, Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, ini diproyeksikan tidak jauh dari rencana akses tol Serpong-Balaraja.

HIBURAN
Lord Rangga Sasana Berpulang, Awalnya Dianggap Halu Kini Banyak yang Merasa Kehilangan

Lord Rangga Sasana Berpulang, Awalnya Dianggap Halu Kini Banyak yang Merasa Kehilangan

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:53

TANGERANGNEWS.com-Publik sempat dihebohkan dengan kemunculan Sunda Empire pada Januari 2020, salah satu tokoh sentralnya ialah Rangga Sasana.

BISNIS
Keren, Mahasiswi UPJ Bintaro Jual Basreng Omzetnya Capai Rp72 Juta Per Tahun

Keren, Mahasiswi UPJ Bintaro Jual Basreng Omzetnya Capai Rp72 Juta Per Tahun

Rabu, 7 Desember 2022 | 21:46

TANGERANGNEWS.com-Dwi Nur Faroza, mahasiswi program jurusan Psikologi Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Bintaro, Kota Tangerang Selatan, berhasil menjalankan usaha cemilan Basreng (Bakso goreng) Cizly Food, dengan omzet mencapai Rp72 juta per tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill