Connect With Us

Biar Tidak Mudah Rusak, Begini Cara Merawat Furnitur Particle Board

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 10 Maret 2023 | 16:45

Ilustrasi furnitur berbahan particle board (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Particle board merupakan salah satu jenis bahan furnitur yang terjangkau sehingga banyak digunakan.

Namun, bahan particle board mudah berjamur dan lapuk. Hal ini lantaran particle board memiliki bahan yang berbeda dari kayu utuh (solid).

Oleh karena itu, perawatannya pun harus diperlakukan dengan cara yang berbeda.

Berikut cara merawat furnitur dengan bahan particle board seperti dikutip dari kanal YouTube Olympic Furniture Group, Jumat 10 Februari 2023.

1. Jauhkan dari Tempat Lembap dan Rawan Air

Particle board mengandung bahan serbuk kayu. Akibatnya, jika terlalu lama berada di tempat yang lembap atau rawan air, lama kelamaan bahan di dalamnya akan terurai sehingga furnitur tersebut hancur dan lapuk.

Letakkan furnitur di tempat yang sejuk, kering, dan sirkulasi udaranya baik. Tempatkan furnitur dengan sedikit memberi ruang dari dinding. Sebab, dinding mudah lembap dan dikawatirkan menjadi medium penyebaran jamur.

2. Bersihkan Furnitur dengan Bahan yang Menyerap Air

Jika hendak membersihkan furnitur, pastikan untuk menggunakan bahan-bahan yang mampu menyerap air. Hal ini dilakukan guna menghindari tumbuhnya jamur di furnitur.

3. Pindahkan Furnitur dengan Hati-hati

Hindari memindahkan furnitur dengan cara yang kasar seperti menarik atau mendorong tanpa mengangkatnya. Sebab, dapat berpotensi menimbulkan bagian-bagian tertentu lepas.

Pindahkan furnitur dengan cara mengangkat bagian pondasi dari furnitur agar beban tertumpu pada bagian bawah.

4. Jangan Menaruh Beban Terlalu Berat

Beban yang terlalu berat dapat membuat furnitur particle board menjadi miring atau melengkung. 

Pastikan menyesuaikan dengan kemampuan furnitur dalam mengangkat beban.

 

Demikian cara mudah merawat furnitur particle board agar tidak mudah berjamur dan lapuk. Selamat mencoba!

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill