Connect With Us

Serbu Tigaraksa, ada Kejuaraan FEI World Jumping Challenge

EYD | Jumat, 20 November 2015 | 10:23

Ayo serbu Tigaraksa karena ada Kejuaraan FEI World Jumping Challenge (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pentas berkuda ketangkasan FEI World Jumping Challenge seri Indonesia akan tersaji ketat. Bahkan, 25 atlet terbaik Indonesia siap unjuk gigi saat berlaga di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang.

Dewi Anggraini selaku Event Director dari FEI World Jumping Challenge seri Indonesia menyebutkan, kejuaraan ini akan menggelar tiga ronde pada Minggu (22/11), Rabu (25/11) dan Minggu (29/11). “Benar-benar akan ketat, sebab hanya mereka yang merasa sangat siap tampil di sini,” ungkap Dewi.

Gelaran FEI World Jumping Challenge seri Indonesia formatnya memang berbeda dengan kejuaraan-kejuaraan equestrian atau berkuda ketangkasan pada umumnya. Setiap peserta (rider) di masing-masing kelas akan tampil dalam tiga putaran (ronde).

Hampir bersamaan dengan event di Indonesia, FEI World Jumping Challenge ini juga dilaksanakan di beberapa negara pada region lainnya.  Sementara 25 peserta FEI World Jumping Challenge seri Indonesia sebenarnya sudah sering bersaing dalam beberapa  event equestrian tanah air, baik tahun ini atau tahun-tahun sebelumnya.

Namun, karena FEI World jumping Challenge 2015 ini digelar dalam suasana unifikasi atau penyatuan stakeholder berkuda ketangkasan, maka nuansanya menjadi berbeda. Sebagaimana diketahui, Federation Equestre International/Federasi Equestrian Internasional (FEI) pada pertengahan Oktober 2015 lalu secara resmi mengalihkan hak NF (National Federation/Federasi Nasional) berkuda ketangkasan dari EFI ke PP Pordasi.

Setelah itu, FEI kemudian meminta Pordasi untuk menyelenggarakan FEI World Jumping Challenge. Karena itu, tidak mengherankan jika gelaran ini melibatkan keikutsertaan rider-rider terbaik Indonesia yang tergabung pada klub-klub besar.                                    

Bakal seru dan ketatnya persaingan di FEI World Jumping Challenge ini bisa dilihat dari mereka yang akan berseteru. Adi Katompo (APM), Nadia Marciano (APM), Jendri Palendeng (APM), Brayen Brata Coolen (Aragon), Raymen Kaunang (Pegasus), Djoko Susilo (Pegasus), Yoel Momongan (BEC), Andry Prasetyono (Equinara), Ferry Sutoyo (Equinara), Yanyan Hadiansyah (Equinara) akan ambil bagian di kejuaraan kali ini. Sementara kelas-kelas yang dilombakan mulai 110-120 cm hingga 130-140 cm.

BISNIS
Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Solusi Nikah Praktis, Ruang Mula di Tangerang Tawarkan Paket Intimate Wedding Mulai Rp40 Jutaan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:38

Industri pernikahan di Kota Tangerang kembali diramaikan dengan hadirnya venue pernikahan anyar.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill