Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah
Sabtu, 7 November 2026 | 15:43
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TANGERANG – Pentas berkuda ketangkasan FEI World Jumping Challenge seri Indonesia akan tersaji ketat. Bahkan, 25 atlet terbaik Indonesia siap unjuk gigi saat berlaga di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang.
Dewi Anggraini selaku Event Director dari FEI World Jumping Challenge seri Indonesia menyebutkan, kejuaraan ini akan menggelar tiga ronde pada Minggu (22/11), Rabu (25/11) dan Minggu (29/11). “Benar-benar akan ketat, sebab hanya mereka yang merasa sangat siap tampil di sini,” ungkap Dewi.
Gelaran FEI World Jumping Challenge seri Indonesia formatnya memang berbeda dengan kejuaraan-kejuaraan equestrian atau berkuda ketangkasan pada umumnya. Setiap peserta (rider) di masing-masing kelas akan tampil dalam tiga putaran (ronde).
Hampir bersamaan dengan event di Indonesia, FEI World Jumping Challenge ini juga dilaksanakan di beberapa negara pada region lainnya. Sementara 25 peserta FEI World Jumping Challenge seri Indonesia sebenarnya sudah sering bersaing dalam beberapa event equestrian tanah air, baik tahun ini atau tahun-tahun sebelumnya.
Namun, karena FEI World jumping Challenge 2015 ini digelar dalam suasana unifikasi atau penyatuan stakeholder berkuda ketangkasan, maka nuansanya menjadi berbeda. Sebagaimana diketahui, Federation Equestre International/Federasi Equestrian Internasional (FEI) pada pertengahan Oktober 2015 lalu secara resmi mengalihkan hak NF (National Federation/Federasi Nasional) berkuda ketangkasan dari EFI ke PP Pordasi.
Setelah itu, FEI kemudian meminta Pordasi untuk menyelenggarakan FEI World Jumping Challenge. Karena itu, tidak mengherankan jika gelaran ini melibatkan keikutsertaan rider-rider terbaik Indonesia yang tergabung pada klub-klub besar.
Bakal seru dan ketatnya persaingan di FEI World Jumping Challenge ini bisa dilihat dari mereka yang akan berseteru. Adi Katompo (APM), Nadia Marciano (APM), Jendri Palendeng (APM), Brayen Brata Coolen (Aragon), Raymen Kaunang (Pegasus), Djoko Susilo (Pegasus), Yoel Momongan (BEC), Andry Prasetyono (Equinara), Ferry Sutoyo (Equinara), Yanyan Hadiansyah (Equinara) akan ambil bagian di kejuaraan kali ini. Sementara kelas-kelas yang dilombakan mulai 110-120 cm hingga 130-140 cm.
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TODAY TAGNyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews