Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNews.com – Isadora Cerullo dan rekan-rekannya di tim rugbi Brasil, memang ‘gatot’ alias gagal total di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun akhir pahit Cerullo justru berubah manis ketika atlet berusia 25 tahun itu, dilamar pacarnya di Stadion Deodoro.
Namun jangan salah sangka. Pacar Cerullo yang melamarnya bukan pria, melainkan pacar sejenis alias lesbian. Ya, Cerullo dilamar pacar sejenisnya, Marjorie Enya yang merupakan seorang manajer di stadion tersebut, saat upacara penyerahan medali.
Dalam suatu momen, Enya berbicara dengan microphone stadion dan meminang Cerullo. Jelas Cerullo yang memang sudah beberapa lama menjalin kisah asmara LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) itu, menerima lamaran pacarnya dengan haru.
Saat Enya turun ke lapangan, dia menegaskan kembali lamarannya. Tapi karena tak sedang membawa cincin pernikahan, Enya “berimprovisasi” dengan menyematkan pita berwarna kuning sebagai simbol lamaran.
“Olimpiade memang sudah berakhir buat saya, tapi di Olimpiade ini juga saya memulai hidup baru dengan seseorang. Saat saya tahu Isadora ada di skuad (rugby Brasil), saya pikir; ‘saya harus membuat lamaran yang spesial’,” tutur Enya, dikutip situs resmi Olimpiade Rio.
“Saya tahu bahwa orang-orang yang berkecimpung di olahraga rugby sangat luar biasa dan saya tahu bahwa mereka akan menerimanya (aksi lamaran ini). Dia (Isadora) cinta dalam hidup saya. Saya ingin menunjukkan pada semua orang bahwa ini adalah kemenangan cinta,” tandasnya.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGAjang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menyajikan pameran dan hiburan seru, tetapi juga menjadi ladang keberuntungan bagi para pengunjung.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews