KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com – Isadora Cerullo dan rekan-rekannya di tim rugbi Brasil, memang ‘gatot’ alias gagal total di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun akhir pahit Cerullo justru berubah manis ketika atlet berusia 25 tahun itu, dilamar pacarnya di Stadion Deodoro.
Namun jangan salah sangka. Pacar Cerullo yang melamarnya bukan pria, melainkan pacar sejenis alias lesbian. Ya, Cerullo dilamar pacar sejenisnya, Marjorie Enya yang merupakan seorang manajer di stadion tersebut, saat upacara penyerahan medali.
Dalam suatu momen, Enya berbicara dengan microphone stadion dan meminang Cerullo. Jelas Cerullo yang memang sudah beberapa lama menjalin kisah asmara LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) itu, menerima lamaran pacarnya dengan haru.
Saat Enya turun ke lapangan, dia menegaskan kembali lamarannya. Tapi karena tak sedang membawa cincin pernikahan, Enya “berimprovisasi” dengan menyematkan pita berwarna kuning sebagai simbol lamaran.
“Olimpiade memang sudah berakhir buat saya, tapi di Olimpiade ini juga saya memulai hidup baru dengan seseorang. Saat saya tahu Isadora ada di skuad (rugby Brasil), saya pikir; ‘saya harus membuat lamaran yang spesial’,” tutur Enya, dikutip situs resmi Olimpiade Rio.
“Saya tahu bahwa orang-orang yang berkecimpung di olahraga rugby sangat luar biasa dan saya tahu bahwa mereka akan menerimanya (aksi lamaran ini). Dia (Isadora) cinta dalam hidup saya. Saya ingin menunjukkan pada semua orang bahwa ini adalah kemenangan cinta,” tandasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews