1.500 Pelari Ikut Maraton Sambil Donasikan Bibit Pohon di GRID Cardio Rush 2026
Minggu, 2 Agustus 2026 | 20:50
Event lari maraton GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.
TANGERANGNews.com – Isadora Cerullo dan rekan-rekannya di tim rugbi Brasil, memang ‘gatot’ alias gagal total di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Namun akhir pahit Cerullo justru berubah manis ketika atlet berusia 25 tahun itu, dilamar pacarnya di Stadion Deodoro.
Namun jangan salah sangka. Pacar Cerullo yang melamarnya bukan pria, melainkan pacar sejenis alias lesbian. Ya, Cerullo dilamar pacar sejenisnya, Marjorie Enya yang merupakan seorang manajer di stadion tersebut, saat upacara penyerahan medali.
Dalam suatu momen, Enya berbicara dengan microphone stadion dan meminang Cerullo. Jelas Cerullo yang memang sudah beberapa lama menjalin kisah asmara LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender) itu, menerima lamaran pacarnya dengan haru.
Saat Enya turun ke lapangan, dia menegaskan kembali lamarannya. Tapi karena tak sedang membawa cincin pernikahan, Enya “berimprovisasi” dengan menyematkan pita berwarna kuning sebagai simbol lamaran.
“Olimpiade memang sudah berakhir buat saya, tapi di Olimpiade ini juga saya memulai hidup baru dengan seseorang. Saat saya tahu Isadora ada di skuad (rugby Brasil), saya pikir; ‘saya harus membuat lamaran yang spesial’,” tutur Enya, dikutip situs resmi Olimpiade Rio.
“Saya tahu bahwa orang-orang yang berkecimpung di olahraga rugby sangat luar biasa dan saya tahu bahwa mereka akan menerimanya (aksi lamaran ini). Dia (Isadora) cinta dalam hidup saya. Saya ingin menunjukkan pada semua orang bahwa ini adalah kemenangan cinta,” tandasnya.
TODAY TAGEvent lari maraton GRID Cardio Rush (GCR) 2026 berhasil menyedot antusiasme sekitar 1.500 pelari dari berbagai daerah.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews