Connect With Us

Hadapi Persela, Persita Waspadai Berbagai Keunggulan Tim Lawan

Tim TangerangNews.com | Jumat, 17 September 2021 | 08:59

Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro dalam jumpa pers jelang laga Persita hadapi Persela Lamongan dalam laga pekan ketiga Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Jumat 17 September 2021, pukul 15.30 WIB. (@TangerangNews / jakarta.tribunnews)

TANGERANGNEWS.com- Persita Tangerang bakal menghadapi laga lanjutan yang berat dalam Liga 1 BRI melawan Persela Lamongan. Pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro menilai Persela sebagai tim yang sangat kompak dan memiliki kerja sama tim yang sangat baik. 

Menurut Widodo, keunggulan Persela lainnya yaitu didominasi pemain-pemain muda.

"Persela, secara keseluruhan, saya tahu Coach Iwan (pelatih Persela) sangat luar biasa dalam taktikal, mereka kompak secara tim," ujar Widodo dalam jumpa pers di Tangerang menjelang laga kontra Persela, Kamis 16 September 2021.

Widodo mengakui dengan dominasi pemain muda, Laskar Joko Tingkir,  julukan Persela, dipastikan bakal mengandalkan kekuatan yang disokong dengan kerja sama tim yang baik. "Mereka banyak pemain muda, mengandalkan power, dan kerja sama tim yang baik," ungkapnya.

Meski mengakui sejumlah keunggulan tim lawan, Widodo tetap optimistis anak asuhannya bakal dapat mengatasi Persela. Persita telah  melakulan latihan dan evaluasi, terutama pada pertandingan terakhir lawan Persib yang berakhir kalah 1-2.

"Kami evaluasi dan terus berlatih, mana-mana yang harus diperbaiki. Karena sepak bola kan berkembang terus. Kompetisi ke depan lebih kompetitif, sehingga perbaikan ini perlu dilakukan, dan mungkin rotasi pemain sangat diperlukan," tutur Widodo.

Serupa dengan Widodo, Kapten Persita Agung Prasetyo mengakui Persela memiliki kerja sama tim yang baik sehingga harus waspada dengan semua pemain.

Karena itu, Agung terus memotivasi kawan-kawan di timnya untuk selalu membenahi diri atas kesalahan individual maupun tim. Agung menekankan pentinga berkaca pada pertandingan sebelumnya.

"Dari pertandingan sebelumnya, kita belajar dari kesalahan individual maupun tim. Membenahi apa saja yang kurang, benahi dari laga kemarin. Saya pikir siap menghadapi pertandingan berikutnya," ungkap Agung. 

Sebelumnya, pada pertandingan pekan kedua melawan Persib di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Sabtu 11 September 2021, Persita menelan kekalahan 1-2. Sementara pada laga perdana Liga 1 2021/22, Sabtu 28 Agustus 2021,  di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Persita menang 2-1 atas Persipura.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill