Connect With Us

Bertarung Sengit, Pegulat Banten Desi Sinta Sabet Emas Gaya Bebas 68 Kg PON Papua

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 9 Oktober 2021 | 19:36

Atlet gulat Banten Desi Sinta melakukan selebrasi setelah memenangi gulat gaya bebas putri kelas 68 kg PON Papua di GOR Futsal Dispora, Merauke, Papua, Sabtu 9 Oktober 2021. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com–Setelah melalui pertarungan yang sengit, pegulat putri Banten Desi Sinta akhirnya berhasil mempertahankan statusnya sebagai juara gaya bebas kelas 68 kilogram dengan meraih medali emas PON XX Papua di GOR Futsal Dispora, Merauke, Sabtu 9 Oktober 2021.

Desi yang pada PON 2016 Jabar menyabet medali emas kelas 68 kg, pada laga final kali ini menang angka atas pegulat Jawa Timur sekaligus pemenang Kejuaraan ASEAN 2018 Aifiah Kurniawati.

Pada babak pertama berlangsung ketat ketika kedua pegulat saling berupaya mencari celah untuk menjatuhkan lawannya. Namun, tidak ada gerakan yang berbuah poin tinggi dan kedua pegulat sama-sama mengumpulkan dua poin sebagai pembuka.

Sesi tiga menit kedua juga berjalan alot, tidak ada kuncian maupun bantingan. Namun, di sembilan detik terakhir, Desi mampu memaksa Alfia keluar lingkaran demi meraih dua poin tambahan untuk mengklaim medali emas.

Adapun medali perunggu kelas 68 kg dibawa pulang Tasya Fatimah ke Kalimantan Timur setelah menang angka atas wakil Jawa Barat Nidha Jeyan Nurrida.

Di pertandingan gaya bebas kelas 62 kg putri pada hari yang sama, Kharisma Tantri Herlina membuka keran medali gulat bagi Jawa Barat setelah mengalahkan wakil Sumatra Barat Delfita, yang baru turun pertama kali di pekan olahraga nasional.

Jabar mengamankan medali emas kedua gulat melalui Dewi Atiya yang memenangi gaya bebas kelas 57 kg dengan poin tertinggi dalam format setengah kompetisi, mengalahkan Intan Indah Safitri asal Jawa Timur dan Inadrah dari Kalimantan Timur, yang masing-masing harus puas dengan medali perak dan perunggu.

Sehari sebelumnya, Jawa Timur telah memborong dua medali emas yang diperebutkan pada hari pembuka, yakni dari gaya bebas putri kelas 50 kg lewat kemenangan Shintia Eka dan gaya bebas putri 53 kg berkat kejutan dari Candra Marimar.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill