Connect With Us

Takluk Lawan Serang Jaya, Persitangsel Gagal Berlaga di Liga 2

Rachman Deniansyah | Senin, 15 November 2021 | 20:35

Pemain kesebelasan sepakbola asal Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Persitangsel, kesebelasan sepak bola asal Kota Tangerang Selatan kini harus rela mengubur asa untuk berlaga di Liga 2. Pasalnya, tim berjuluk Laskar Cipasera itu tersingkir di babak penyisihan grup Liga 3 Zona Banten. 

Tim asuhan H Solihin ini, harus tunduk dengan tim Serang Jaya di laga penentuan yang dihelat di Stadion Badak Pandeglang, Banten. Persitangsel terpaksa harus mengakui keunggulan Serang Jaya usai takluk dengan skor 0-2. 

Selain akibat kalah di laga pamungkas, mimpi untuk dapat berlaga di Liga 2 itu harus terkubur dalam-dalam lantaran pada saat yang bersamaan, tim Putra Tangerang tunduk usai dibantai oleh Persic Cilegon dengan skor 6-0. 

Dengan hasil tersebut, Persic Cilegon pun merangsek naik ke posisi 2 menyalip Persitangsel.

Sedangkan, Persitangsel kini  harus menempati posisi ketiga dengan raihan 2 kali kemenangan dan 2 kali kekalahan.

Humas Persitangsel, Suryadi mengatakan, kekalahan tersebut sangat disayangkan. Tiket untuk berlaga di Liga 2 seketika pupus. 

Kendati demikian, apresiasi yang tinggi tetap harus diberikan kepada kesebelasan asal Tangsel ini. Menurutnya, perjuangan pemain sudah sangat maksimal sejak laga pertama hingga akhir.

"Para pemain sudah maksimal, memang kurang beruntung saja. Tangisan pemain di lapangan, harus dijadikan evaluasi karena anak-anak enggak nyangka bisa kalah," ungkap Suryadi saat dikonfirmasi, Senin, 15 November 2021. 

Selain faktor keberuntungan, stamina sejumlah pemain andalan yang kurang maksimal juga menjadi penyebab kekalahan tersebut. 

"Ada beberapa pemain yang kurang fit menjelang pertandingan. Semoga di tahun depan, Persitangsel bisa lolos ke Liga 2," pungkasnya.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill