Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Tiga atlet cilik dan seorang pelatih panjat tebing asal Kota Tangerang Selatan, terpilih menjadi perwakilan Provinsi Banten dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) panjat tebing kelompok umur XV yang dihelat di Banda Aceh.
Mereka berjuang melawan kontingen dari seluruh wilayah se-Indonesia, demi mengharumkan nama baik Provinsi Banten, dan tentunya Kota Tangerang Selatan.
Namun mirisnya, ketiga atlet cilik dan pelatih yang tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tangsel itu, tak mendapat dukungan yang layak dari pemerintah setempat.
Mereka bertolak ke Banda Aceh dan berjuang dengan merogoh kocek pribadi.
"Ongkos sendiri dari orang tua masing-masing," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Atlet FPTI Tangsel, Marlianita saat dikonfirmasi, Jumat, 19 November 2021.
Marlianita mengaku, sebelumnya sempat menyodorkan permohonan bantuan finansial bagi para atletnya untuk dapat bertolak ke Aceh.
Namun, permohonan bantuan itu bertepuk sebelah tangan, baik dari KONI Tangsel maupun Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangsel.
"Nah, tiba waktu mendekati hari akhir pendaftaran, ketum bilang enggak dapat dana sama sekali," ungkapnya.
Adapun para atlet cilik tersebut, di antaranya Bilqis Talenta Kusuma Wardani. Ia berjuang dalam kejuaraan nomor Youth C Putri, kategori Lead dan Speak Classic.
Atlet kedua, Reymeyza Alya Ramadhani Anggoro yang ikut dalam perlombaan nomor Youth B Putri kategori Lead dan Boulder.
Terakhir, Keisya Sahira Putri Arla. Ia bertanding di nomor Youth D Putri bertanding untuk kategori Lead dan Spead Classic.
Saat dikonfirmasi, Bendahara III KONI Kota Tangsel, Suryadi Nian menyebut bahwa bantuan dana hibah yang diajukannya kini belum cair sepenuhnya.
"Yang fase kedua belum cair," ucapnya.
Sementara itu, TangerangNews yang menghubungi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangsel E Wiwi Martawijaya untuk meminta tanggapannya belum berhasil dihubungi hingga berita ini diterbitkan.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews