Connect With Us

Persita Tangerang Siap Menjaga Ketat Persebaya Besok

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 November 2021 | 22:41

Tim Persita Tangerang latihan menghadapi Persebaya Surabaya, Selasa 23 November 2021. (@TangerangNews / Instagram @persita.official)

TANGERANGNEWS.com-Meraih hasil impresif di laga terakhir di pekan ke-12 saat menghadapi pemuncak klasemen, Bhayangkara FC, kini Persita siap kembali beradu melawan salah satu tim besar Persebaya Surabaya.

Keduanya bertemu di laga pekan ketigabelas BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu, 24 November 2021 besok.

Menghadapi skuad Bajul Ijo, Pendekar Cisadane tentu tak boleh lengah. Segala persiapan sudah dilakukan, baik taktik dan strategi dan juga kesiapan fisik. Persita sendiri menjalani masa persiapan selama lima hari usai laga terakhir pekan lalu. Dan kini semua sudah siap menghadapi tim tuan rumah besok.

“Kami sudah mempersiapkan secara fisik baik taktikal juga. Kita tentu mau memperbaiki terus secara pelan-pelan tentang peringkat tapi tidak over confidence. Kami terus memperbaiki diri dan tentunya percaya diri dan kebersamaan tim ini terus dijaga,” Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro di Sleman, Selasa, 23 November 2021.

Berhadapan dengan Persebaya, Widodo kembali dipertemukan dengan rekannya sesama mantan pemain sepak bola, Aji Santoso, yang kini tengah mengarsiteki Persebaya. Widodo mengaku sudah mengantisipasi gaya permainan Persebaya di bawah Aji Santoso.

“Jadi saya paham ya di situ Persebaya adalah tim kuat juga, karena ada Coach Aji. Yang notabene bagaimana cara bermainnya cukup impresif, apalagi di attacking-nya. Saya kira siapa pun yang masuk di pertahanan kita, itu yang perlu diwaspadai. Jadi tidak terpaku dalam satu pemain saja,” ungkapnya.

Sejumlah evaluasi mengulik kekuatan dan kelemahan calon lawan pun sudah dilakukan oleh Persita. Tapi yang tak kalah penting juga adalah mempersiapkan internal tim untuk bisa menunjukkan performa terbaik besok.

“Saya kira tentunya persiapannya untuk melawan Persebaya kami sudah mengevalusi secara bersama-sama dengan pemain. Yang jelas, kami akan fokus ke tim kita sendiri. Bagaimana caranya bisa besok mengatasi masalah problem di lapangan dan bisa keluar dari itu sehingga bisa memperoleh hasil yang maksimal,” tambah Widodo lagi.

Menghadapi Persebaya yang satu peringkat di atas Persita, Widodo tak mau membeberkan lebih banyak soal siapa pemain yang wajib diantisipasi. Baginya, semua pemain sama.

“Kita tidak terpaku pada satu pemain. Siapa yang masuk ke daerah pertahanan kita, kita harus waspadai,” tutupnya.

Sementara itu, perwakilan pemain Persita, Kevin Gomes juga melihat tim Persita sudah siap 100 persen untuk laga besok. Bermodalkan kemauan, tekad dan disiplin tinggi, Kevin yakin bisa memperoleh hasil maksimal.

“Saya dan teman-teman semua sangat siap untuk pertandingan besok. Saya lihat kita semua ada kemauan yang besar. Jadi kita harus disiplin dari depan sampai belakang,” kata pemain berdarah Brasil ini.

TANGSEL
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Jumat, 9 Januari 2026 | 19:06

Pasca didemo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) terkait penangan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung angkat bicara.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill