Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Meski kecewa dengan beberapa keputusan kontroversial wasit dalam kompetisi Liga 3, Prilly Latuconsina yang menjadi pemilik Klub Persikota Tangerang masih percaya PSSI bisa netral dan bersih.
"Tentu saya kecewa namun harapan kami tidak pupus sampai di sini, kami terima dengan hati yang penuh kesabaran dan kami percaya bahwa PSSI masih menjadi rumah yang netral, bersih dan adil bagi seluruh klub di Indonesia," ujar Prilly dalam video yang diunggah di akun Instagramnya.
Prilly juga menyampaikan optimismenya, bahwa klub Persikota Tangerang bisa lolos ke Liga 2. "Terima kasih untuk dukungan kalian kepada Persikota, doakan kami bisa lolos ke Liga 2," ujarnya.
Prilly juga telah menjadi trending topik di Twitter karena postingannya soal sepak bola tersebut. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit yang memimpin pertandingan antara Farmel FC dan Persikota di Babak 16 Besar Liga 3.
Postingan tersebut direspon ribuan netizen yang juga mempertanyakan kepemimpinan wasit bahkan Ketua Umum PSSI.
"Farmel FC selalu diuntungkan wasit oleh wasit....," tulis akun @vionawik.
"Pak @iriawan84 ini kontroversi liga 3 ga pernah dibenahi kerjanya apa pak?...," tulis akun @nyeckbo.
Kekecawaan terhadap kepemimpinan wasit juga disampaikan oleh pengamat sepak bola Tommy Welli atau yang akrab disapa Bung Towel.
Dalam satu postingan di twitter yang diunggah oleh akun @BonjoviCiamis, Bung Towel menyoroti kesalahan berulang yang dilakukan wasit.
"Jangan gitu-gitu amat memimpin pertandingan, jangan terlalu kasar memberikan handsball yang jelas-jelas enggak handsball, meniup offside yang jelas-jelas bukan offside, jangan sekasar-sekasar gitu, bukan hanya anda yang mengerti law of the game," tegasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews