Connect With Us

Penalti di Menit Akhir, Persita Tangerang Ditaklukkan Persija 0-1

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 24 Agustus 2022 | 23:53

Persija Vs Persita dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Rabu, 24 Agustus 2022 malam. (Instagram Persita Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang gagal meraih poin dalam laga tandang melawan Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 pekan keenam.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Rabu, 24 Agustus 2022 malam, Persita harus takluk dari Persija dengan skor 0-1.

Macan Kemayoran berhasil mengalahkan Pendekar Cisadane lewat penalti Abdulla Yusuf Helal pada menit terakhir pertandingan.

Dalam laga bergengsi ini, kedua tim menurunkan skuad terbaiknya. Babak pertama berjalan cukup ketat di lini tengah. Kedua tim lebih banyak memanfaatkan serangan melalui sayap.

Bek kanan Persita, Mohammad Toha berupaya mengancam pada menit kedua dan ke-19, tetapi tembakannya masih melebar.

Persija membalas, sepakan Abdulla Yusuf juga masih melebar. Dua shots on target dicatatkan Persita saat laga masuki menit 30-an via Cattaneo dan Heri Susanto, tetapi kiper Andritany masih bisa mengamankannya.

Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata. Menit ke-51, Persita Tangerang memiliki peluang. Fahreza lepas sepakan dari luar kotak penalti dan ditepis oleh Andritany. 

Heri Susanto coba kejar bola rebound, tapi Muhammad Ferrari menyapu bola. Fahreza punya peluang lagi lima menit setelahnya. Sontekannya dari jarak dekat, kembali digagalkan Andritany.

Persija terus kesulitan bongkar pertahan Persita. Para bek Persita bermain rapat dan memutus umpan-umpan silang dari Riko Simanjuntak cs.

Di menit ke-75, Persija punya peluang emas. Riko motori serangan balik dan menusuk ke kotak penalti. Riko melakukan umpan tarik ke Abimanyu, tapi sepakan kerasnya masih melebar tipis.

Persita tampil lebih mendominasi, sementara Persija lakukan strategi serangan balik. Namun pada menit-menit akhir pertandingan tepatnya ke-90+1, Persija berhasil membobol gawang Persita lewat penalti.

Abdulla Yusuf Helal melakukan tugasnya dengan baik ketika menjadi eksekutor penalti. Ia berhasil melepas tembakan ke arah kanan gawang, tetapi kiper Dhika bergerak ke arah sebaliknya. Skor pun menjadi 0-1 dimenangkan Persija. 

Susunan pemain:

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa, Ondrej Kudela, Hansamu Yama, Muhammad Ferarri, Firza Andika, Riko Simanjuntak, Syahrian Abimanyu, Hanif Abudrrahman, Braif, Abdulla Yusuf, Michael Kremnick (Gianjar Wahyu 77').

Persita Tangerang: Dhika Bayangkara, Yohanes Kandaimu, Agustin Cattaneo, Mohammad Toha, Arif Setiawan, Fahreza, Shin Yeong Bae (Nelson Alom 78'), Heri Susanto (Osas 63'), Norberto, Ghozali (Elisa Yahya 62'), Ramiro.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Sepekan Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, DPR Minta Kemenhut Turun Tangan

Sepekan Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, DPR Minta Kemenhut Turun Tangan

Selasa, 7 Juli 2026 | 13:25

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang belum juga padam setelah sepekan mendapat perhatian dari DPR RI.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill