Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Persita Tangerang kalah tipis melawan Madura United dengan skor 0-1 dalam laga lanjutan Liga 1 2022-2023.
Laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat, 2 September 2022 malam, tersebut berjalan sengit.
Bermain di hadapan ribuan pendukungnya, skuad Persita sebenarnya tampil produktif. Namun, upaya-upaya serangannya belum mampu membuahkan hasil.
Persita akhirnya harus mengakui kekalahan tipis lewat gol semata wayang yang dicetak Hugo Gomes dos Santos Silva/Jaja pada menit kelima.
Pelatih Persita Alfredo Vera mengaku pertandingan berjalan lebih sulit karena Persita tertinggal akibat gol cepat Madura.
“Dan kita harus kejar terus sayangnya lawan sangat tertutup sehingga kita tidak bisa mencetak gol meskipun kita memiliki banyak kesempatan,” ujarnya usai laga.
Alfredo Vera merasa bahwa Madura United tidak memberikan celah sama sekali untuk Persita.
"Mereka semua turun (ke lini pertahanan) dan hampir tidak ada celah yang bisa dimaksimalkan,” katanya.
Menurutnya, semua pemain tim tamu bersama-sama menjaga pertahanan, sehingga Persita tak mampu mencetak gol meski menciptakan cukup banyak peluang.
“Kita sudah memiliki banyak kesempatan tapi kiper mereka (Miswar Saputra) juga berhasil melakukan penyelamatan yang baik,” pungkasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.
Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews