Connect With Us

2.500 Pelari Ikut Tangsel Marathon, Termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 September 2022 | 17:54

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bersama Wali Kota Bogor Bima Arya saat mengikuti Tangsel Marathon di Teras Kota, BSD, Serpong, Minggu 11 September 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 2.500 pelari mengikuti Tangsel Marathon yang diselenggarakan di Teras Kota, BSD, Serpong, Minggu 11 September 2022. Para peserta ini berasal dari berbagai daerah dari dalam dan luar negeri, salah satunya Wali Kota Bogor Bima Arya.

Tangsel Marathon dibuka langsung oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie pada 05.00 WIB. Wali Kota Bogor Bima Arya yang meramaikan event ini berhasil finish di jarak tempuh 5K. Sementara itu Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan berhasil menyelesaikan lari jarak 10K.

"Senang banget ikut Tangsel Marathon, selamat untuk Pemkot Tangsel, Pak Wali (Benyamin Davnie)," kata Bima Arya.

Benyamin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat menyukseskan Tangsel Marathon. Apalagi kegiatan ini tidak menggunakan APBD Kota Tangsel, melainkan bersifat kolaboratif bersama para sponsor.

"Tidak menggunakan APBD sama sekali dan yang paling penting kebahagiaan masyarakat dapat terasa dengan adanya Tangsel Marathon ini, serta perekonomian juga tumbuh," ujarnya.

Benyamin juga mengisyaratkan gelaran Tangsel Marathon akan menjadi agenda tahunan di Tangerang Selatan. Terlebih, kesuksesan kali ini yang mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik dari masyarakat yang tidak hanya dari Tangerang Selatan melainkan juga dari luar daerah.

"Banyak sekali yang datang dari luar daerah, bahkan dari luar negeri juga ada. Ini memacu semangat kami untuk kembali laksanakan Tangsel Marathon di tahun selanjutnya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Tangsel Mursinah mengatakan ajang ini menjadi event yang besar dan dapat membangkitkan perekonomian di Kota Tangsel. 

Tangsel Marathon juga menjadi langkah awal Tangsel untuk mengembalikan seluruh kegiatan baik itu sosial, ekonomi dan lainnya bisa kembali seperti semua, serta mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Tangsel.

"Bayangkan saja, 2.500 pelari kumpul semua di Tangsel dan mengikuti Tangsel Marathon ini, luar biasa. Dalam perhelatan besar ini, peserta memperebutkan total hadiah sebesar Rp350 juta," ungkapnya.

Safrita Aryana, Direktur Idea menjelaskan ada beberapa cabang dalam Tangsel Marathon ini yakni cabang disabilitas 3 km, 5 km, 10 km, half marathon atau 21 km dan full marathon 42 km.

"Alhamdulillah semua kategori telah diselesaikan dan didapatkan para pemenangnya. Ini berjalan lancar berkat kolaborasi kita semua, terutam Pemkot Tangsel yang luar biasa," pungkasnya

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill