Connect With Us

Hasil Imbang PSIS vs Persita, Pendekar Cisadane Koleksi Kartu Merah

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 26 Februari 2023 | 15:03

Pemain Persita Tangerang dan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pekan ke-27 BRI Liga 1 musim 2022-2023 antara PSIS Semarang melawan Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Kabupatenn Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu 25 Februari 2023, berlangsung sengit. 

Skuad Pendekar Cisadane sempat memimpin jalannya pertandingan, namun PSIS Semarang pun mampu menahan tiap serangan mematikan sehingga babak pertama berakhir tanpa skor.

Memasuki babak kedua, Ezequiel Vidal mampu membobol gawang skuad Laskar Mahesa Jenar di menit ke-54', sehingga Persita unggul dengan skor 1-0.

Detik-detik pertandingan akan berakhir, Fredyan Wahyu menjadi penyelamat dengan mencetak satu gol di menit ke-82', kedudukan pun menjadi seri.

Persita yang tempo permainannya mulai goyah pun justru harus bertanding dengan 10 pemain lantaran kartu merah yang diperoleh Fahreza Sudin di menit ke-83'. Hingga berakhirnya pertandingan tidak ada gol lagi yang tercipta, sehingga hasil skor imbang antara PSIS versus Persita.

Pelatih Persita Ilham Jaya Kesuma mengatakan, dirinya beryukur mampu meraih satu poin meski tidak memenuhi target tiga poin.

"Alhamdulillah patut disyukuri di Sleman ini kita bisa mendapatkan poin," ujarnya saat konferensi pers usai pertandingan seperti dikutip, Minggu 26 Februari 2023.

Ilham menuturkan, naik turunnya performa sebuah tim merupakan hal biasa, terlebih pengumuman pindahnya venue pertandingan cukup mengganggu persiapan latihan dari tim besutannya itu.

"Awalnya ketika kesini naik bus kita terganggu pertandingan ini ditunda atau tidak. Tapi H-4 ada pengumuman bahwa kita harus bermain di Sleman," imbuhnya.

Meski begitu, Ilham mengaku telah menyiapkan taktik untuk menghadapi PSIS Semarang, namun ketika menit-menit akhir pertandingan Pendekar Cisadane mulai kehilangan fokus.

"Ketika menit akhir kita kurang fokus dan akhirnya mereka bisa mencetak gol," jelasnya.

Sementara itu, penjaga gawang Persita Adhitya Harlan menyebut seharusnya dapat memperoleh poin penuh, namun akibat kurang fokus harapan tersebut pun pupus.

"Kita sebenarnya bisa mengamankan tiga poin, tapi kita sedikit hilang fokus. Tapi tidak apa-apa itulah sepak bola," tukasnya.

Diketahui, Persita Tangerang telah mencatatkan tiga kartu merah dalam tiga pertandingan terakhir berturut-turut, yakni pada pertandingan antara Borneo FC oleh Yohanes Kandaimu, dan Madura United oleh Ezequiel Vidal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
 Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37

Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill