Connect With Us

Pelatih Protes Wasit Tidak Adil Dalam Laga Persik vs Persita, Luis Edmundo: Sesuai Aturan FIFA Harus Kartu Merah

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 25 Maret 2023 | 11:02

Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo dalam sesi jumpa pers usai pertandingan Persik Kediri vs Persita (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo menuding wasit melakukan tindakan tidak adil dalam laga Persik Kediri melawan Persita Tangerang.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat 24 Maret 2023 itu Luis Edmundo menyebutkan wasit tidak berlaku adil terhadap kedua tim.

"Mungkin kalian juga lihat dari luar. Pertandingan menurut saya, wasit tidak terlalu fair untuk kedua tim," ujarnya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan seperti dikutip dari kanal YouTube Persita Official, Sabtu 25 Maret 2023.

Menurutnya, di babak pertama saat bola seimbang terjadi pelanggaran oleh pemain Persik Kediri yang menyebabkan tiga pemain Persita cedera parah. 

"Dan pertama, pelanggaran untuk Kediri cukup banyak yang sedang cedera. Babak kedua pemain Kediri dua-duanya dengan kaki ke depan tidak ada pelanggaran," imbuhnya.

Pelatih asal Chile itu menjelaskan, pelanggaran tersebut dapat diganjar kartu merah jika berdasarkan aturan yang ditetapkan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).

"Yang kedua menurut saya peraturan FIFA harus kartu merah. Disini pertama tidak pelanggaran yang kedua baru diberikan hanya kartu kuning," katanya.

Luis Edmundo mengatakan, dirinya khawatir jika hal seperti ini terus terjadi karena selain tidak adil pun dapat membahayakan kondisi dari para pemain.

"Padahal dua kali terdapat kejadian itu, ada di tengah dan di pinggir lapangan itu sangat risiko. Sedangkan pemain kita yang cedera karena situasi itu. Pemain mereka tidak mendapatkan kartu kuning sama sekali," ucapnya.

Mantan pelatih Persita U-20 itu juga menyoroti pergantian kiper yang diberi waktu sekitar lima hingga enam menit, sementara tambahan waktu pertandingan hanya tiga menit. Menurutnya, ada yang tidak beres dengan jalannya laga kali ini.

Lanjutnya, Luis Edmundo meminta seluruh pihak yang memiliki wewenang agar bersama-sama membenahi sepak bola Indonesia agar lebih baik lagi ke depannya.

"Jadi kalau sepak bola Indonesia harus kita bantu dari segala pihak, termasuk wasit," pungkasnya. 

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill