PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert
Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24
Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
TANGERANGNEWS.com- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) percaya diri animo masyarakat terkait pertandingan ekshibisi antara Tim nasional (Timnas) Indonesia melawan Argentina akan lebih heboh dibandingkan konser Coldplay.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dalam acara konferensi pers yang dihadiri oleh sejumlah awak media.
"Yang pasti kalau ticketing, kok saya yakin lebih booming dari Coldplay," ujar Erick melalui akun TikTok resminya, @erick.thohir dikutip pada Kamis, 25 Mei 2023.
Erick beralasan, kedatangan tim Argentina ke Indonesia merupakan momen langka yang tidak boleh terlewatkan.
"Tim Argentina ke Indonesia belum tentu, 20 sampai 30 tahun sekali datang," imbuhnya.
Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN itu menilai pertandingan ekshibisi tersebut merupakan laga bersejarah untuk membentuk mental para pemain Timnas Indonesia.
"Ini pertandingan bersejarah, ini mental yang dibangun gitu," ucap Erick.
Menurutnya, ini merupakan momentum kebangkitan sepak bola Tanah Air yang telah sekian lama terpuruk dan tertidur.
"Indonesia sepak bolanya mau bangun dari tidur," pungkasnya.
Seperti diketahui, Federasi Sepak bola Argentina (AFA) telah resmi menetapkan jadwal pertandingan menghadapi Timnas Indonesia pada 19 Juni 2023 mendatang. Sementara konser Coldplay akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada 15 November 2023 dengan penjualan pre-sale pada 17 sampai 18 Mei 2023 dan tiket umum dijual pada 19 Mei 2023, lalu.
TODAY TAGKetua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews