Connect With Us

Sah, Divaldo Alves Jadi Pelatih Baru Persita

Fahrul Dwi Putra | Senin, 11 September 2023 | 23:09

Pelatih Persita Tangerang, Divaldo Alves (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Klub Persita Tangerang resmi menunjuk Divaldo Alves menjadi kepala pelatih baru dalam ajang BRI Liga 1 musim 2023/2024.

Manajer Tim Persita I Nyoma Suryanthara mengatakan, Divaldo telah memimpin sesi latihan klub berjuluk Pendekar Cisadane di lapangan latihan Indomilk Aren, Kabupaten Tangerang, pada Senin, 11 September 2023, sore.

"Hari ini dengan bangga kami umumkan secara resmi bahwa Divaldo Alves sebagai pelatih kepala Persita," ujar Nyoman.

I Nyoman membeberkan, dari hasil diskusi pihak manajemen sepakat memilih Divaldo Alves ntuk memimpin Persita menuntaskan target finis di lima besar dalam BRI Liga 1 musim 2023/2024.

"Selain itu kami berharap kedatangan beliau bisa mengangkat mental para pemain di pertandingan berikutnya," imbuhnya.

Sementara itu, Pemegang Lisensi Pro UEFA itu mengaku senang dipercaya membesut Persita. Ia pun merasa tertantang untuk memperbaiki posisi Pendekar Cisadane yang hampir menyentuh dasar kelasemen sementara.

"Senang dan bahagia bisa berada disini, saya mengetahui Persita memiliki potensi besar untuk bisa memperbaiki posisi di musim ini," ujar Divaldo 

Pelatih asal Portugal itu juga menyebut Persita memiliki potensi yang sangat besar dengan bertaburnya pemain muda berbakat. Targetnya sendiri ialah membawa Persita bangkit dari keterpurukan.

"Saya yakin kita bisa jalan bersama dan perjalanan klub ini masih panjang dengan skuat yang diisi dengan banyaknya pemain muda berbakat," pungkasnya.

Sebagai informasi, Divaldo Alves sebelumnya menjadi pelatih di klub Indonesia, Persik Kediri sebelum akhirnya memutuskan keluar pada 14 April 2023, lalu.

Awal karirnya sebagai pelatih profesional dimulai saat menjadi pelatih tim muda sekaligus pencari bakat Benfica. 

Karirnya pun cukup moncer dengan pernah menjabat sebagai pelatih klub Portugal seperti Atletico do Cacem, EAS Olivais, dan Algueirão.

Dia pun melebarkan sayapnya ke Indonesia untuk bergabung dengan PSMS Medan di tahun 2008 hingga 2009. Hasilnya, Divaldo sukses mengantarkan PSMS Medan lolos hingga babak 16 besar AFC Cup.

Tak hanya itu, Divaldo Alves sempat memandu Persijap Jepara dan Persebaya 1927 hingga berhasil meraih posisi Runner Up Liga Primer Indonesia (IPL) 2011-2012.

Setelah berkarir di Indonesia, ia pun melanjutkan karier di Malaysia denganmenjadi pelatih Negeri Sembilan dan Perak FC.

Negara seperti Lithuania dan Oman pun ia datangi kala menangani tim seperti Kruoja Pakruojis dan juga Muscat Club. Sementara itu, musim lalu ia kembali ke Indonesia untuk menjadi pelatih Persik Kediri dalam 27 pertandingan.

Debut Divaldo Alves di Persita akan dimulai pada pekan ke-12 saat bertandang ke Bali untuk menghadapi tuan rumah, Arema FC pada 16 September 2023 mendatang.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Rayakan Hari Jadi Pertama, Jajaran Staf Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta Pakai Kostum Karakter Populer

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:27

Hotel Golden Tulip Essential PIK 2 Jakarta menandai satu tahun operasional melalui perayaan bersama seluruh keluarga besar hotel pada Jumat, 16 Oktober 2026, sore.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill