Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026
Senin, 6 Juli 2026 | 12:59
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TANGERANGNEWS.com- Bursa transfer BRI Liga 1 musim 2023/2024 semakin menarik. Momen ini dimanfaatkan Persita untuk menjauh dari zona degradasi dengan mendatangkan sejumlah pemain baru.
Cakra Yudha, pemain gelandang bertahan berusia 29 tahun ini menjadi pilihan Persita untuk mengarungi sisa pertandingan BRI Liga 1 hingga akhir musim.
Pemuda asal Lamongan ini datang dengan status bebas transfer. Sebelumnya, ia sempat membela PSMS Medan di Liga 2 selama enam pertandingan babak fase grup di awal musim.
"Ada tawaran dari Persita datang dan pelatih serta manajemen serius menginginkan saya. Tak lama saya setuju dan tak sabar untuk bisa bermain dengan Persita," ujar Cakra Selasa, 07 November 2023.
Cakra mengaku senang lantaran dirinya diterima dengan baik oleh pelatih maupun para pemain lainnya.
"Senang Alhamdulillah rasanya bisa berada di sini," ungkapnya.
Sebelum berseragam PSMS Medan, Cakra sempat menapaki karir sepak bolanya di PSCS Cilacap, Semeru FC, Sriwijaya FC, dan Semen Padang.
Jebolan SSB Indonesia Muda ini juga optimistis dapat memberikan hasil terbaik dan membaw naik ke posisi klasemen yang lebih baik.
"Dari saya pribadi saya ingin tampil maksimal dan selalu bekerja keras di setiap kesempatan. Dan tentu yang terpenting adalah membawa Persita naik ke peringkat yang lebih baik lagi," pungkasnya.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
TODAY TAGNama Kampung Pakojan di Kota Tangerang ternyata memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan seorang tokoh agama yang pernah menimba ilmu di kawasan Pakojan, Jakarta Barat.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews