Connect With Us

VIDEO : Tragedi Penembakan Di Modernland Tangerang

 

Dibaca : 4783

TANGERANGNEWS.com-Kisah pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen tersebut terjadi pada Sabtu 14 Maret 2009 di Modern Land, dekat Pusat Perbelanjaan Metropolis Town Square. 

Kala itu Nasrudin seusai bermain Gold di Modern Land.  Selepas dari gerbang lapangan golf, beberapa meter kemudian mobil Nasrudin dipepet pengendara motor. Kemudian terjadilah peristiwa penembakan tersebut. 

Dia tewas Minggu 15 Maret 2009, karena dua peluru yang mengenai bagian kepala. Korban belakangan diketahui merupakan Direktur Utama PT Rajawali Putra Banjaran. 

Belakangan muncul, bahwa lima pelaku penembakan terhadap Nasrudin merupakan suruhan dari Ketua KPK saat itu, yakni Antasari Azhar. 

Hal itu berkaitan dengan seorang wanita berprofesi sebagai caddy golf, yakni Rani Juliani.  Dari Rani lah, nama Terdakwa Antasari Azhar terungkap.  Bahwa pada sekitar bulan Mei 2008 di kamar 803 Hotel Grand Mahakam membicarakan keanggotaan (membership) Terdakwa di Golf Modernland Tangerang, saat akan pulang Terdakwa memberi saksi Rani Juliani uang sebesar US$300 (tiga ratus Dolar Amerika Serikat) dan memeluknya, serta mengajak bersetubuh, namun ajakan tersebut ditolaknya dengan mengatakan "lain kali aja pak", kemudian Terdakwa mencium pipi kiri dan pipi kanannya.

Pertemuan tersebut diceritakannya kepada korban yang kemudian meminta menemui Terdakwa lagi untuk meminta bantuannya agar korban dilantik sebagai Direktur di BUMN karena SK telah diterima. 

Setelah dihubungi Terdakwa bersedia bertemu di tempat yang sama di kamar nomor 803 Hotel Grand Mahakam Jakarta Selatan, selanjutnya bersama korban dengan menggunakan taxi saksi Rani Juliani menuju Hotel Grand Mahakam Jakarta Selatan, saat akan menuju kamar nomor 803 korban meminta agar mengaktifkan telepon selulernya (HP) supaya bisa mendengar pembicaraan.

Pada saat masuk Terdakwa sudah berada di kamar hotel dan mempersilahkan duduk di sofa. Dalam pembicaraan saksi Rani Juliani meminta Terdakwa untuk kembali menjadi anggota Modernland Golf dan meminta Terdakwa untuk membantu saudaranya yang sudah mempunyai SK sebagai Direktur di BUMN agar bisa dilantik.

Disela pembicaraan Terdakwa mengajak bersetubuh. Meskipun ditolak Terdakwa masih terus menjamah tubuh saksi Rani Juliani dengan meremas-remas bagian tubuh Rani. 

Korban Nasrudin yang merupakan suami siri Rani kemudian masuk. Terjadilah deal antara Antasari dan korban.  Kemudian Nasrudin menyampaikan beberapa kesepakatan. 

Namun, korban saat itu tidak mengetahui perbuatan terdakwa kepada Rani Juliani di kamar itu.  Setelah akhirnya mengetahui,  Nasrudin menghubungi Antasari kembali. Dan diduga akan mempublikasi peristiwa di hotel tersebut. Kemudian, istri Antasari mendapat terror berupa telepon yang memberitahu perbuatan suaminya. 

Merasa ditekan, Antasari diduga melakukan perintah untuk menghabisi korban, setelah mengetahui keseharian korban yang berujung pada perstiwa penembakan tersebut.

TEKNO
Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rabu, 19 Maret 2025 | 22:47

Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

SPORT
Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Selasa, 18 Maret 2025 | 22:48

Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.

PROPERTI
Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.

KOTA TANGERANG
Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang

Nomor WA Sekda Kota Tangerang Diduga Diretas, Chat Pura-pura Pinjam Uang

Rabu, 2 April 2025 | 12:23

Kasus penipuan dengan modus pura-pura meminjam uang melalui pesan WhatsApp (WA) terjadi di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill