Connect With Us

Kasus Wawan Jangan Sampai Pengaruhi Kinerja Tangsel

Bastian Putera Muda | Selasa, 26 November 2013 | 16:45

Jarkasih Noor (Jangkar / TangerangNews)



TANGSEL-Presidium Kota Tangsel Zarkasi Noor menilai peristiwa ditahannya Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan oleh KPK yang juga suami Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dinilai mempengaruhi kondusifitas pembangunan di Kota yang sudah berdiri lima tahun ini.

"Kondisi ini tentunya mempengaruhi kondusifitas dan investasi," katanya, selasa (26/11).

Menurutnya, saat ini yang harus dipikirkan bagaimana kasus Wawan jangan sampai mempengaruhi kondusifitas dan investasi di kota Tangsel.

"Saya harapkan ibu Airin tidak terganggu dengan kasus tersebut," ucapnya.

Saat ini yang harus dilakukan Airin fokus terhadap masalah yang ada. Salahsatunya pengentasan pengangguran. Ia menilai pemuda yang ada di Kota Tangsel. Hal ini akan berakibat adanya premanisme.

"Ini yang harus dibenahi. Jangan sampai ada kejomplangan ekonomi. Ini yang berbahaya adanya keseimbangan ekonomi," ujarnya.

Selain itu, sambung Zarkasih dikhawatirkan adanya kasus korupsi tersebut juga mempengaruhi kinerja birokrasi.

"Adanya perpecahan birokrasi tentunya akan menurunkan pelayanan publik," ujarnya.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Landung Mintohardjo menambahkan saat ini yang harus dilakukan pembenahan birokrasi.

"Sehingga pelayanan untuk masyarakat tetap optimal," katanya.
TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

BANTEN
Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Aset Bank Banten Tembus Rp10 Triliun pada 2025

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:50

Bank Banten melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang digelar di Kota Serang, Rabu 21 Januari 2026.

BISNIS
Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Pasar Tekstil Cipadu Tangerang Kian Sepi Pembeli, Pedagang Ngos-ngosan Bertahan

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:35

Pasar Cipadu, Kota Tangerang yang dahulu dikenal sebagai sentra kain dan pakaian terbesar di wilayah Tangerang tampak semakin sepi, dengan banyak kios tutup dan arus pengunjung yang jauh berkurang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill