Connect With Us

Lamkohi Minta Sistem Pengolahan Sampah Terpadu di Tangerang Selatan

Denny Bagus Irawan | Senin, 31 Agustus 2009 | 12:40

TANGERANGNEWS- Puluhan massa dari Lembaga Konsumen Hijau Indonesia (Lamkohi) demo di Kanor Walikota Tangerang Selatan, Seinin (31/8).

Masa menuntut agar pemerintahan Kota Tangsel segera memikirkan dan mengadakan sistem pengolahan sampah terpadu sebagai bukti perwujudan tanggung jawan dalam melayani masyarakat Tangsel. Hal itu diungkapkan, M.A Roni juru bicara Lamkohi saat melakukan orasi di halaman Kantor Walikota Tangsel.

"Pemerintah Tangsel harus segera melakukan sosialisasi dan mendidik masyarakat Tagsel dalam mengelolah sampah yang menagcu pada UU tentang pengelolahan," ujar Roni

Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Didi S Wijaya megatakan, pememrintah Kota Tangsel akan memecahkan masalah sampah ini. Karena pemerintah tangsel belum memiliki jumlah armada untuk megangkut sampah, sebab selama ini yang dipakai adalah armada milik Pemkab Tangerang. "Persoalan sampah tanggunh jawab Dinas kebersihan," ujarnya.(dedi)

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

NASIONAL
Motis Lebaran 2026 Dibuka, Kuota 11.500 Motor Gratis Diangkut Kereta Api

Motis Lebaran 2026 Dibuka, Kuota 11.500 Motor Gratis Diangkut Kereta Api

Jumat, 6 Maret 2026 | 10:33

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menyelenggarakan program Angkutan Motor Gratis (Motis) menggunakan kereta api untuk mendukung arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill