Connect With Us

Lamkohi Minta Sistem Pengolahan Sampah Terpadu di Tangerang Selatan

Denny Bagus Irawan | Senin, 31 Agustus 2009 | 12:40

TANGERANGNEWS- Puluhan massa dari Lembaga Konsumen Hijau Indonesia (Lamkohi) demo di Kanor Walikota Tangerang Selatan, Seinin (31/8).

Masa menuntut agar pemerintahan Kota Tangsel segera memikirkan dan mengadakan sistem pengolahan sampah terpadu sebagai bukti perwujudan tanggung jawan dalam melayani masyarakat Tangsel. Hal itu diungkapkan, M.A Roni juru bicara Lamkohi saat melakukan orasi di halaman Kantor Walikota Tangsel.

"Pemerintah Tangsel harus segera melakukan sosialisasi dan mendidik masyarakat Tagsel dalam mengelolah sampah yang menagcu pada UU tentang pengelolahan," ujar Roni

Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Didi S Wijaya megatakan, pememrintah Kota Tangsel akan memecahkan masalah sampah ini. Karena pemerintah tangsel belum memiliki jumlah armada untuk megangkut sampah, sebab selama ini yang dipakai adalah armada milik Pemkab Tangerang. "Persoalan sampah tanggunh jawab Dinas kebersihan," ujarnya.(dedi)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill